SUARAUTARA, BUOL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol mengimbauan masyarakat soal cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini di wilayah kabupaten Buol paska gempa bumi yang terjadi baru-baru ini.
Masyarakat diminta waspada dan siap-siaga menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.
Kepala BPBD Buol, Moh Khacfy Marjun, mengatakan masyarakat Buol harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yakni curah hujan yang intens selama bulan desember berakhir yang juga berpotensi meningkatkan frekuensi bencana hidrometeorologi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Daerah, kecamatan hingga desa serta seluruh masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Saat ini sebagian besar wilayah Buol telah memasuki musim penghujan. Adanya fenomena La Nina mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20 persen sampai awal 2025. Situasi ini juga berpotensi meningkatkan frekuensi bencana hidrometeorologi,” kata Khacfy kepada media ini, Kamis (12/12/2024).
oleh karena itu, Pihaknya pemerintah setempat harus meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah yang rentan terhadap banjir, seperti penyiapan kapasitas pada sistem drainase dan sistem peresapan dan tampungan air. Tujuannya agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir.
“Baru saja masuk musim penghujan, tapi beberapa kejadian bencana hidrometeorologi sudah terjadi seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah apalagi Buol kemarin mengalami gempa berkekuatan 6SR. Karenanya, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan stakeholder terkait untuk waspada, jangan lengah,” ucapnya.
Dampak peningkatan hujan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpengaruh pada aktivitas penerbangan.
Nelayan diminta tidak memaksakan diri melaut jika cuaca sedang buruk;
Pantau terus kondisi cuaca, angin dan tinggi gelombang melalui aplikasi InfoBMKG.
“Saya selaku kepala BPBD Kabupaten buol mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada karena ke depan ini kita akan menghadapi cuaca ektrim. bencana, Hidrometeorologi, angin, longsor, gempa bumi perlu kita waspada karena kita tidak tau kapan bencana datang, oleh sebab itu kita perlu waspada, ikuti himbauan pemerintah dan selalu waspada jagan karena ada berita hoax soal bencana gempa bumi, kita selalu harus berkoordinasi baik BMKG dan BPBD setempat,” Pungkasnya.(ucan)






















