Tanam 2.600 Pohon SKK Migas Serta PEP Donggi Matindok Ajak Anak Sekolah Sekitar Wilayah Operasi

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banggai, SUARAUTARA.COM – Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup dan sebagai wujud terima kasih terhadap alam, SKK Migas bersama Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP DMF) menanam sebanyak 2.600 bibit pohon di Kecamatan Batui dan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (17/5).

Penanaman pohon ini dilakukan di lingkungan sekolah-sekolah sekitar wilayah ring satu perusahaan. Tujuannya, menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada generasi muda.

Adapun jenis pohon yang ditanam terdiri dari 1.000 pohon mangga, 1.000 pohon alpukat, dan 600 pohon ketapang kencana. Seremoni penanaman dipusatkan di SDN 1 Nonong dan dihadiri oleh perwakilan dari SKK Migas Pusat, SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), manajemen PEP Donggi Matindok Field, serta sembilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kalsul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SKK Migas dan KKKS berkomitmen mendukung target Net Zero Emission (NZE) dengan menanam 1,6 juta bibit pohon secara nasional,” ujar Koordinator Umum dan Keuangan SKK Migas Kalsul, Lely Meiny W. Sondakh.

Foto Bersama seusai penanaman pohon

Ia menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 1,2 juta bibit dialokasikan untuk rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), sedangkan 400 ribu lainnya melalui program pemberdayaan masyarakat. Di wilayah Kalimantan dan Sulawesi, komitmen penanaman pohon telah mencapai 73 ribu bibit.

Kepala Desa Nonong, Muhammad Ikaf, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa penghijauan sangat dibutuhkan di desanya untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan diharapkan program ini terus berlanjut.

Sementara itu, Field Manager PEP Donggi Matindok, Ridwan Kyai Demak, menegaskan bahwa kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada poin ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim), ke-15 (Kehidupan di Daratan), dan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

“Selain penanaman pohon, kami juga menjalankan program desa konservasi, Kampung Iklim, dan Coral Project sebagai bentuk komitmen kami terhadap lingkungan dan generasi masa depan,” ujarnya.

( SkkMigas/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

Bupati Touna Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SD IT Al Wahdah
124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas
Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Langkah Antisipatif Hadapi Bencana Elnino
Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Jelang HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Situbondo Gelar Lomba Olah TKP dan TPTKP
Kapolres Tolitoli Hadiri Pelepasan 228 Calon Jemaah Haji
Wakil Bupati Buol Buka Sosialisasi “Jaga Desa”, Tekankan Transparansi dan Perlindungan Sosial
DPRD Touna Serahkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Tekankan Optimalisasi Anggaran dan Aspirasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:12 WITA

Bupati Touna Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SD IT Al Wahdah

Jumat, 24 April 2026 - 11:10 WITA

124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas

Jumat, 24 April 2026 - 11:03 WITA

Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Langkah Antisipatif Hadapi Bencana Elnino

Jumat, 24 April 2026 - 09:35 WITA

Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 23 April 2026 - 19:52 WITA

Jelang HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Situbondo Gelar Lomba Olah TKP dan TPTKP

Berita Terbaru

OKU TIMUR

124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:10 WITA