SUARAUTARA.COM, PALU – Pemilu legislatif tahun 2024 secara serentak tinggal menghitung hari. Dipastikan pesta demokrasi ini akan menguras perhatian para politisi dan parpol peserta pemilu.
Tanpa terkecuali beberapa politisi muda di Provinsi Sulawesi Tengah yang memiliki integritas dan visioner dengan mengusung jargon perubahan dan keadilan terus mendapat dukungan penuh dari elemen masyakat.
Beberapa figur tokoh muda dan populer kini mulai mencuat namanya dan berhasil meraih empati rakyat hingga kepelosok desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satunya ada Syahrudin Ariestal Douw, S.H yang telah ditetapkan Parpol pengusung dan terdaftar di KPU akan maju pada kontestasi Pileg sebagai Caleg DPR RI melalui PKS dapil Sulawesi Tengah.
Diketahui tercatat sebagai Advokat dan ketua IKADIN Palu itu, Etal begitu sapaan akrabnya, memiliki visi dan misi kemanusian untuk diperjuangkan di Senayan pada 2024 ketika terpilih nanti sebagai anggota DPR RI Period 2024-2029.
Saat bersua dengan suarautara.com beberapa waktu lalu, sontak pria dengan penampilan sederhana tidak begitu banyak merinci visi dan misinya untuk mengadvokasi rakyat Sulteng. Karena menurut Etal jika kita terlalu banyak memberikan janji kepada konstituen, maka itu merupakan tanggung jawab besar yang harus dilakukan, intinya apa yang mereka (rakyat kecil) butuhkan menjadi sebuah pekerjaan dan tanggung jawab besar yang harus di eksekusi,” kata Pria yang dikenal sangat sosial ini.
Pria kelahiran Lonu, 4 Agustus 1984 silam ini sedikit menceritakan sebuah proses saat duduk dibangku sekolah, kuliah di perguruan tinggi hingga menjalankan aktivitas sebagai advokasi hukum, terlibat di LBH Sulteng, Walhi saat itu menjabat sebagai Direktur Jatam Sulteng, dan kini menjabat sebagai Ketua IKADIN Kota Palu periode 2022 – 2027.
“Saya pernah merasakan diintimidasi secara fisik dengan senjata tajam, bahkan diintimidasi melalui cara-cara supranatural alias di-nepu sampai bengkak kaki, pernah juga bengkak leher, sehingga rasa keterpanggilan ke jalur Politik menjadi pilihan saya berjuang untuk keadilan dan kesejahteraan Rakyat Sulteng di senayan, ” tutup Eta mengakhiri pembicaraan dengan media ini. (Red)






















