SuaraUtara.com, Tojo Una-una – Panitia pelaksana upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tojo Una-Una memperkuat koordinasi dengan insan pers untuk memastikan proses peliputan tidak mengganggu jalannya prosesi upacara.
Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangkaian persiapan pelaksanaan upacara, Selasa (11/8/2026), dengan salah satu poin utama meminta wartawan menghadiri gladi bersih yang dijadwalkan berlangsung Rabu (12/8/2026) pagi.
Kehadiran wartawan dalam gladi bersih dinilai penting untuk menyamakan persepsi mengenai teknis peliputan, terutama terkait posisi dan pengambilan gambar selama prosesi upacara berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panitia menilai koordinasi sejak awal diperlukan agar aktivitas jurnalistik dapat berjalan secara profesional tanpa mengganggu kekhidmatan dan ketertiban upacara.
Melalui gladi bersih, wartawan akan mengetahui titik atau posisi yang diperbolehkan untuk melakukan pengambilan gambar serta teknis peliputan yang perlu diperhatikan selama prosesi berlangsung.
“Diharapkan teman-teman wartawan dapat hadir pada gladi besok pagi untuk mempersamakan persepsi terkait pengambilan gambar, agar pelaksanaan upacara dapat berjalan tertib dan lancar,” demikian disampaikan panitia.
Koordinasi tersebut bukan hanya menyangkut teknis pengambilan gambar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara panitia dan insan pers.
Panitia berharap wartawan dapat memperoleh ruang yang memadai untuk menjalankan tugas jurnalistik, sementara seluruh rangkaian upacara tetap berlangsung sesuai tata tertib yang telah ditetapkan.
Pelibatan insan pers dalam persiapan teknis peliputan menunjukkan pentingnya sinergi antara panitia dan media dalam menyukseskan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan yang telah berpartisipasi dan mendukung rangkaian persiapan kegiatan.
Dengan koordinasi yang dilakukan sejak sebelum hari pelaksanaan, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan. Wartawan dapat menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, sementara prosesi upacara tetap berlangsung tertib, aman, khidmat, dan lancar.***

























