
SUARAUTARA.COM, BUOL – Seperti Ketiban durian Runtuh. Pasalnya, pada tahun ini Pemdes Hulubalang Kecamatan Paleleh Barat (Palbar) mendapatkan sedikitnya dua bantuan langsung dari pemerintah dearah Kabupaten Buol yakni bantuan bibit Pala, Jagung dan Alpukat dari Dinas Pertanian dan bantuan Sanitasi desa 2022.

Arlan L Amalu Kepala Desa Hulubalang, Rabu (30/3/2022) menerima kunjungan dari Dinas Pertanian melalui PPL Kecamatan Paleleh Barat sekaligus menyerahkan Proposal bantuan Pertanian berupa Benih Pala, Jagung dan Avocado (Alpukat) yang nantinya akan disalurkan pada tahun ini juga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, Pemdes juga menerima kunjungan dari Tim Tekhnis Survey harga barang dan Jasa, serta Fasilitator dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buol, terkait akan di bangunnya Sanitasi untuk desa Tahun 2022.
“Jika kita hanya berharap APBDes yang saat ini telah di porsikan berdasarkan PMK 190 Tahun 2022, maka sangat mustahil kita dapat melaksanakan tambahan pembangunan fisik lainnya untuk tahun ini,” ujar Arlan L. Amalu,
Namun selaku kepala desa, Ia tidak bisa hanya menunggu untuk mendapatkan sesuatu. Tentunya menurut mantan Aktifis Jaringan Tambang itu menambahkan bahwa dirinya harus menjemput bola untuk mendapatkan sesuatu demi kemajuan desanya.
“ Saya tidak tinggal diam dan harus berupaya sebisa mungkin, untuk menjadikan desa ini maju dan menjadi yang terdepan, dengan didukung perangkat desa, lembaga BPD, LPM serta seluruh komponen masyarakat yang ada,” tukas Arlan.
“ Alhamdulillah, untuk tahun ini Kita mendapatkan berkah hasil dari kerja keras, usulan dusun yang di gagas di Desa kemudian disepakati bersama untuk dibawah pada Musrembang Kecamatan, dan mengusulkannya ke BAPPEDA Buol, secara online melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Tahun 2022,” pungkas Arlan.
Terpisah Haslan Abd Ali sekdes Hulubalang saat dihubungi suarautara.com, Rabu (30/3/2022) menyebutkan untuk program Sanitasi desa ini seperti MCK umum khusus diperuntukan bagi masyarakat desa dengan perkiraan pagu dana kurang lebih 300 juta. Nanum Ia belum memastikan info besaran pagu yang ada.
“ Untuk besaran pagu kepastiannya belum final, akan tetapi Tim survey harga barang dan jasa serta Fasilitator Tekhnis (FT) sudah turun dari dinas PU ke desa, rencana pelaksanaannya mungkin satu atau dua bulan ke depan, Jamban umum ini 1 unit bisa menampung 5 sampai 10 KK, jika dilihat dari pagu anggaran yang ada, dipastikan bisa membangun 3 atau 4 MCK,”tutup Haslan.(ruslanpanigoro)






















