Sekum HMI Banggai Kritik Keras Ketua Fraksi Gerindra ; Tak Paham Teori Inflasi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Sekertaris HMI CABANG Luwuk Kabupaten Banggai Hendra Tiro Disapa ucil Saat Kordinator Demo saat Di DPRD beberapa waktu lalu

Foto Sekertaris HMI CABANG Luwuk Kabupaten Banggai Hendra Tiro Disapa ucil Saat Kordinator Demo saat Di DPRD beberapa waktu lalu

Suarautara.com, Banggai – Sekretaris umum (Sekum) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banggai, Hendra Tiro atau yang akrab disapa Ucil, menilai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Banggai belum memahami secara mendasar teori inflasi.

Kritik tersebut disampaikan Ucil kepada awak media pada Selasa, (16/9/2025). Menurutnya, inflasi adalah isu ekonomi yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, hingga ongkos produksi.

Karena itu, seorang legislator harus memiliki pemahaman yang benar terkait inflasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Ketua Fraksi Gerindra dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu menunjukkan ketidakpahaman mendasar tentang teori inflasi.

Inflasi tidak bisa diukur hanya dengan satu-dua harga barang di pasar, melainkan melalui indeks harga konsumen (IHK) yang mencerminkan kondisi riil perekonomian,” tegas Ucil.

Ia menambahkan, ketidakpahaman seorang wakil rakyat terhadap teori inflasi bisa menyesatkan publik sekaligus melemahkan fungsi DPRD dalam mengawasi kebijakan ekonomi daerah.

Jika dasar pemahaman tentang inflasi saja tidak tepat, bagaimana mungkin bisa merumuskan solusi strategis menghadapi gejolak harga di lapangan,?

Literasi ekonomi bagi wakil rakyat sangat krusial, karena DPRD bukan hanya corong aspirasi, tetapi juga mitra kritis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Ucil juga menekankan bahwa inflasi dipengaruhi oleh banyak faktor, baik lokal, nasional, maupun global.

Karena itu, seorang legislator perlu memahami akar persoalan inflasi agar bisa memberikan rekomendasi kebijakan yang konstruktif, seperti penguatan stok pangan strategis, mempercepat distribusi kebutuhan pokok, hingga mendukung program subsidi yang tepat sasaran.

Inflasi bukan sekadar angka statistik, melainkan denyut nadi kesejahteraan masyarakat.

Jika salah dipahami, maka kebijakan yang diambil pun bisa salah arah,” pungkasnya.
( AM’oks69)

Berita Terkait

Babinsa Kendit Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Material Tanah di Badan Jalan
Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
100 KPM Terima Penyaluran Bantuan KIP Jawara dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur
Pemkab OKU Timur Perluas Akses Keadilan Hingga ke Tingkat Desa
Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang
Kapolres Situbondo Tinjau Pemancar Radio Polri di desa Kayumas, Pastikan Kelancaran Komunikasi untuk Pelayanan Masyarakat
Pelaku Gunakan Mobil Sedan Modifikasi, Polres Situbondo Ungkap Penyalahgunaan Penjualan BBM Pertalite
Produk Kripik dan Rokok Malang Dilirik Negara Timor Leste, Peluang Ekspor hingga Investasi Pabrik Menguat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WITA

Babinsa Kendit Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Material Tanah di Badan Jalan

Jumat, 17 April 2026 - 11:35 WITA

Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 17 April 2026 - 10:16 WITA

100 KPM Terima Penyaluran Bantuan KIP Jawara dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur

Jumat, 17 April 2026 - 06:57 WITA

Pemkab OKU Timur Perluas Akses Keadilan Hingga ke Tingkat Desa

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WITA

Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru