Sekda Minahasa Lynda D. Watania Tegaskan Komitmen Minahasa Turunkan Stunting

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM,Manado – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Penilaian Kinerja 2025 atas pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 yang digelar di Dahlia Ballroom, Hotel Aston Manado, Rabu (20/8/2025).

Menurut Watania, target penurunan stunting sudah ditetapkan secara terukur dalam RPJMD, yakni 19 persen di 2024, 18 persen di 2025, dan 17 persen pada 2026. “Langkah ini diperkuat dengan regulasi melalui pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) agar intervensi bisa berjalan efektif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari imunisasi dasar lengkap, pemberian vitamin bagi ibu hamil dan remaja putri, hingga peningkatan kapasitas guru PAUD. “Jumlah guru PAUD terlatih melonjak dari 20 orang di 2023 menjadi 150 orang pada 2024 hingga 2025. Ini bentuk nyata keseriusan pemerintah memperkuat kualitas SDM,” jelasnya.

Selain memperkuat program di tingkat desa dan kelurahan, Pemkab Minahasa juga menambah dukungan anggaran signifikan. Alokasi APBD 2025 mencapai Rp168 miliar, jauh meningkat dibanding Rp15 miliar pada tahun sebelumnya. “Peningkatan anggaran ini adalah bukti bahwa isu stunting mendapat perhatian utama pemerintah,” tegas Watania.

Lebih jauh, Sekda menggarisbawahi inovasi masyarakat melalui program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) yang kini dikembangkan menjadi Gerakan Orang Tua Asuh Stunting (GENTING). Menurutnya, partisipasi masyarakat penting agar penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. “Dengan GENTING, kita ingin memastikan anak-anak mendapat pendampingan langsung, sekaligus menumbuhkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi dan pola asuh,” katanya.

Watania juga menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Provinsi Sulut yang terus memberikan pendampingan, sehingga prevalensi stunting di Minahasa berhasil ditekan dari 23,5 persen menjadi 19,5 persen pada 2024.(ara)

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan
Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas
Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:15 WITA

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 13:59 WITA

Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 09:15 WITA

Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli

Berita Terbaru