Sampaikan Ranperda, Bupati Risharyudi Triwibowo : Visi “Buol Agamis” Jadi Arah RPJMD 2025–2029

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Buol Risharyudi Triwibowo saat menyampaikan Ranperda RPJMD dalam paripurna DPRD Buol, Selasa (3/9/2025, Foto : Diskominfo)

Bupati Buol Risharyudi Triwibowo saat menyampaikan Ranperda RPJMD dalam paripurna DPRD Buol, Selasa (3/9/2025, Foto : Diskominfo)

Buol, Suarautara.com – Atasnama Pemerintah Kabupaten, Bupati Buol Rishatudi Triwibowo resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 dalam Rapat Paripurna DPRD Rabu, (3/9/2025).

Bupati Bowo menegaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen perencanaan strategis lima tahunan yang menjadi dasar arah pembangunan daerah. Penyusunan dokumen ini tegas Bupati mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 serta diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025–2045 dan RPJP Kabupaten Buol 2025–2045.

Adapun Visi pembangunan Kabupaten Buol 2025–2029 adalah: “Mewujudkan Buol Agamis sebagai daerah agropolitan yang maju dan berkelanjutan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat paripurna itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD se-Kabupaten Buol, serta para camat.

Menariknya, sebelum menyampaikan penjelasan RPJMD, Bupati Risharyudi mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menundukkan kepala dan mendoakan bangsa Indonesia. Ia menyampaikan duka mendalam atas berbagai peristiwa yang terjadi, terkait dengan keamanan dan ketertiban umum belakangan ini.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa menurunkan rahmat dan keberkahan-Nya, memberikan kedamaian, keamanan, serta kondisi yang kondusif bagi bangsa kita. Mari kita kirimkan doa bagi Indonesia tercinta agar pembangunan berjalan sesuai cita-cita luhur bangsa,” ungkap Bupati.

Sementara itu, untuk mencapai visi tersebut, pemerintah daerah merumuskan tujuh misi pembangunan, yakni:

  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan unggul.
  2. Memperkuat perekonomian daerah berbasis potensi SDA, digitalisasi, dan SDM.
  3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
  4. Memantapkan sistem keamanan, ketertiban, dan stabilitas ekonomi makro daerah.
  5. Menjaga keseimbangan pembangunan dengan kelestarian lingkungan dan budaya.
  6. Meningkatkan pembangunan kewilayahan berbasis perdesaan untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
  7. Memperkuat pelayanan infrastruktur serta sarana dan prasarana ramah lingkungan.***

Berita Terkait

Wakil Bupati Buol Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data untuk Kebijakan Daerah
Pemkab Buol Dorong Penyelesaian Konflik Koperasi Plasma Bukit Pionoto Lewat Musyawarah
Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara MTQ ke-31 Sulteng: Palu Juara Umum, Buol Masuk 10 Besar
Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI
Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli
Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:11 WITA

Wakil Bupati Buol Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data untuk Kebijakan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:41 WITA

Pemkab Buol Dorong Penyelesaian Konflik Koperasi Plasma Bukit Pionoto Lewat Musyawarah

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:29 WITA

Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara MTQ ke-31 Sulteng: Palu Juara Umum, Buol Masuk 10 Besar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:15 WITA

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif

Berita Terbaru