Bolmong, Suarautara.com – Apes benar yang dialami Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa (Sangadi) Bakan, Kecamatan lolayan, Bolmong, Sandri Yosi Mamonto saat dirinya menghadiri duka warga, Ia mendapat kabar rumahnya dilalap api akibat dipicu Korsleting listrik, yang terjadi, Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 10:00 Wita, pagi tadi.
Menurut keterangan saksi yang berada langsung di lokasi kejadian, kebakaran itu akibat di picu arus pendek sehingga percikan dan kobaran api makin membesar dan melahap rumah milik Sangadi dan rumah keluarga Tima Podomi yang ada di Dusun 4 RT 7 tepat bersebelahan.
Untunglah kejadian ini tidak memakan korban. Namun ada jiwa terdampak musibah Kebakaran ini, 7 jiwa di rumahnya Sangadi, sementara rumah Warga yang berdekatan yang ikut Terbakar, sebanyak 8 jiwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui media ini, Sangadi Bakan, Sandri Yosi Mamonto, mengatakan pada saat kejadian dirinya tidak berada di rumah karena harus menghadiri duka Keluarga di RT 8 yang tidak jauh dari lokasi kebakaran itu.
” Saat kejadian, saya di rumah duka, saya syok saat mendengar kebakaran di rumah saya. Ini adalah ujian bagi saya dan keluarga,” ucapnya,Sabtu, (10/5/2025).
” Semua isi rumah dilalap Api, bahkan Baju satu-satunya yang tersisa saat ini saya pakai, untuk kerugian materi ada uang sejumlah 70juta terbakar dan 1 Unit laptop baru dibeli di kisaran harga 10juta,” imbuhnya.
Sangadi Sandri menyebut ada kemungkinan arus pendek itu disebabkan oleh korsleting dari Setrika, Karena menurutnya, sebelum ke rumah duka, istrinya menyetrika baju yang Ia kenakan.
Sangadi Sandri juga berharap semoga dengan adanya musibah ini, masyarakat terdampak segera mendapat perhatian khusus dari Pemerintah daerah.(Ancu Pasi)
























