RDP DPD RI–BGN, Andhika Desak SLHS Wajib di SPPG: Jangan Mainkan Keselamatan Publik

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komite IV DPD RI, Andhika Mayrizal Amir, SH, M.Kn (Foto:Ist)

Anggota Komite IV DPD RI, Andhika Mayrizal Amir, SH, M.Kn (Foto:Ist)

Jakarta, Suarautara.com — Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (27/1/2025), menyoroti serius lemahnya standar dan pengawasan pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.
Anggota Komite IV DPD RI, Andhika Mayrizal Amir, SH, M.Kn, secara tegas menekankan bahwa Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) harus menjadi syarat mutlak bagi seluruh SPPG, baik yang telah beroperasi maupun yang akan berjalan. Ia mengingatkan, kelalaian pada aspek higiene dan sanitasi berpotensi menimbulkan keracunan massal yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

“SLHS ini tidak bisa ditawar. Jangan sampai program gizi justru berubah menjadi ancaman kesehatan karena lemahnya standar higiene dan sanitasi,” tegas Andhika dalam rapat tersebut.

Tak hanya soal sertifikasi, Andhika juga mengkritisi pola pengawasan yang dinilai masih administratif dan lemah di lapangan. Ia meminta BGN tidak sekadar menerima laporan di atas kertas, tetapi turun langsung memastikan setiap SPPG benar-benar ada dan aktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengawasan jangan hanya berbasis laporan. Harus ada pengecekan ulang di lapangan. Jangan sampai ada SPPG fiktif yang lolos hanya karena data tidak diverifikasi dengan benar,” ujarnya.

Andhika bahkan mendesak BGN melakukan penarikan kembali (roll back) terhadap data usulan SPPG yang tidak valid atau terbukti tidak aktif.Menurutnya, pembiaran terhadap data bermasalah hanya akan merusak kredibilitas program nasional.

Di sisi lain, ia juga mendorong perubahan pendekatan dalam rantai pasok pemenuhan gizi. Andhika mengusulkan agar Koperasi Desa Merah Putih dijadikan mitra utama BGN, sehingga program tidak hanya berorientasi pada penyaluran, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi desa yang sehat dan berkelanjutan.

“Kalau rantai pasok dikuasai pihak luar, desa hanya jadi penonton. Koperasi desa harus dilibatkan agar program gizi sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” kata Andhika.
Komite IV DPD RI menegaskan, tanpa standar ketat, pengawasan nyata, dan kemitraan berbasis desa, program SPPG rawan menyisakan persoalan di kemudian hari. RDP ini menjadi peringatan keras agar pelaksanaan pemenuhan gizi nasional tidak dijalankan asal jalan, tetapi benar-benar berpihak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(red)

Berita Terkait

Jabatan Adalah Amanah Jangan Jadi Alat Tentukan Nasib Orang lain, Tegas Advokat Rikha Permatasari
Membaca Kekuatan Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35 
Pemuda Tanjung Indra(42) Ajak Warga Banggai Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kamtibmas
Bersinergi Membangun Negeri: TNI-Polri dan Pemda OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda 
Ketua DPRD Balut Patwan Kuba Hadiri Upacara Otda ke 30 Kritik Kewenangan Daerah Kian Terbatas akibat Kontrol Fiskal Pusat
Wakili Bupati Banggai Laut Sekda Saiful Pimpin Upacara Otda ke 30 Sinergi Jadi Kunci Kesejahteraan
Sinergi Pengusaha dan UMKM Menguat, GAPEMBI Nilai Program Makan Bergizi Dongkrak Ekonomi dan Stabilkan Harga Pangan di Malang Raya 
Bangun Ekonomi dari Bawah, NU Karangploso Perkuat Basis Ranting

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:32 WITA

Jabatan Adalah Amanah Jangan Jadi Alat Tentukan Nasib Orang lain, Tegas Advokat Rikha Permatasari

Selasa, 28 April 2026 - 18:46 WITA

Membaca Kekuatan Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35 

Selasa, 28 April 2026 - 00:34 WITA

Pemuda Tanjung Indra(42) Ajak Warga Banggai Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kamtibmas

Senin, 27 April 2026 - 15:49 WITA

Bersinergi Membangun Negeri: TNI-Polri dan Pemda OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda 

Senin, 27 April 2026 - 13:58 WITA

Ketua DPRD Balut Patwan Kuba Hadiri Upacara Otda ke 30 Kritik Kewenangan Daerah Kian Terbatas akibat Kontrol Fiskal Pusat

Berita Terbaru

Nasional

Membaca Kekuatan Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35 

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:46 WITA