Puluhan Tahun Gunakan Genset, Kini Warga Tangalan Oyak Nikmati Listrik

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Paleleh Barat, Wahyudin Hi. Kadir,SE saat bersama tim PLN di desa Oyak Kecamatan palbar

Camat Paleleh Barat, Wahyudin Hi. Kadir,SE saat bersama tim PLN di desa Oyak Kecamatan palbar

SUARAUTARA.COM, Buol – Camat Paleleh Barat, Wahyudin Hi. Kadir,SE, bisa tertawa lepas, ketika ada perkampungan desa di wilayah yang dipimpinnya teraliri listrik PLN untuk pertama kali. Pasalnya sejak Indonesia merdeka, warga kampung Tangalan di Desa Oyak tidak dapat menikmati listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Baik untuk keperluan memasak nasi atau sekedar mengisi ulang daya ponsel.

Untuk keperluan penerangan saja, warga harus menggunakan genset. Akibatnya, warga mengeluarkan biaya sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per bulan untuk membeli bahan bakar jenis premium, pertalait maupun solar. Itupun belum termasuk biaya pembelian dan perawatan mesin genset jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan.

Bandingkan saja jika menggunakan listrik PLN, uang untuk solar per bulan tadi, bisa dipakai membayar listrik PLN untuk tiga hingga empat bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Listrik itu sangat penting. Hadirnya listrik di perkampungan Tangalan di Desa Oyak Kecamatan Paleleh Barat, kabupaten Buol menyumbung dan beberapa desa lainnya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya di salah satu Kedai di bilangan Kanal Kali Buol, Senin (06/12/2021).

Wahyudin meminta, agar masyarakat turut menjaga aset infrastruktur kelistrikan yang sudah dibangun. “Agar pasokan listriknya aman, terutama dari gangguan tanam tumbuh yang berada disekitar jaringan listrik,” katanya.

Salah satu warga perkampungan Tangala di desa Oyak, Sinambri Mokodompit, kepada suarautara.com mengungkapkan kegembiraannya selama puluhan tahun tak menikmati aliran listri sehingga harus berusaha mengorek kantong untuk membeli bahan bakar agar dapat menikmati aliran litrik untuk kebutuhan rumah tangga dan anak anaknya untuk belajar pada saat malam hari.

“ Alhamdulillah pak, kita sudah bisa menikmati aliran listrik dari PLN, dan jujur sejak saya lahir, di kampung ini kali pertama kami menikmati aliran listrik,” ungkap Sinamri.

Lebih lanjut Ia mengaku bahwa sudah ada usaha-usaha dari pemerintah desa sebelumnya. Bahkan perjuangan puluhan tahun ini menjadi mimpi mereka untuk segera terpenuhi.

“ kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten, kecamatan, desa dan pihak PLN, semoga dengan masuknya aliran litrik di kampung kami bisa menambah gairah perekonomian rumah tangga dan kebutuhan lainnya”. tutup Sinambri.[rus]

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Aset, Dinas Pertanian dan Inspektorat Touna Didesak Lakukan Audit Forensik Tarif Traktor Rp1,4 Juta/Ha
Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Poso Kunjungi Desa Baleura
Diduga Nikah di Bawah Tangan, Anggota Polres Touna Bantah Hadir di Pernikahan Anaknya
Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI
Dorong Pariwisata Bahari, KUPP Luwuk dan Pemkab Banggai Sosialisasikan Operasional Kapal Wisata Teluk Lalong

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:59 WITA

Diduga Gelapkan Aset, Dinas Pertanian dan Inspektorat Touna Didesak Lakukan Audit Forensik Tarif Traktor Rp1,4 Juta/Ha

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:31 WITA

Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Poso Kunjungi Desa Baleura

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:15 WITA

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif

Berita Terbaru