Puluhan Siswa SDN 7 Bunobogu Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Dilarikan ke RS Mokoyurli

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Siswa SDN 7 Bunobogu Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Dilarikan ke RS Mokoyurli

Ratusan Siswa SDN 7 Bunobogu Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Dilarikan ke RS Mokoyurli

BUOL, SUARAUTARA.COM — Insiden mengejutkan kembali terjadi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buol. Sejumlah siswa SDN 7 Bunobogu dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi MBG, menambah kekhawatiran publik, setelah sebelumnya menu MBG berupa telur busuk juga ditemukan di SDN Bokat dan sempat viral di media sosial.

Tak lama setelah makanan dikonsumsi, para siswa mulai mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun. Gejala yang muncul di antaranya mual, pusing, sakit perut, dan muntah.

Dari informasi yang dihimpun, diperkirakan ada sekitar ratusan siswa yang mengalami gejala serupa. Namun, yang dilarikan ke Rumah Sakit Mokoyurli Buol merupakan siswa dengan kondisi yang dinilai paling parah, sementara lainnya mendapat penanganan awal di sekolah dan fasilitas kesehatan terdekat, pada Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru dan pihak sekolah langsung memberikan pertolongan awal serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk penanganan cepat.

Hingga berita ini diturunkan, para siswa masih dalam pemantauan tim medis. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti siswa terdampak maupun penyebab utama dugaan keracunan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Muhammad Sigara, S.Ag., M.Si, sebelumnya telah menegaskan komitmen pengawasan keamanan pangan program MBG. Pernyataan itu disampaikan saat dikonfirmasi Suarautara pada kejadian temuan menu MBG di SDN 2 Bokat menegaskan bahwa pengelolaan dapur MBG yang berada di bawah pantauan SPPG harus dilakukan secara profesional dan teliti.

“Intinya, pihak terkait harus lebih profesional dan benar-benar selektif dalam menempatkan petugas yang bertanggung jawab pada pelayanan MBG di setiap sekolah,” singkatnya.

“Pengawasan standar keamanan pangan akan diperketat, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga penyajian makanan di sekolah. Program ini harus berjalan aman dan sesuai standar,” tambahnya.

Reaksi masyarakat pun bermunculan. Para orang tua murid mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut, mengingat makanan program MBG dikonsumsi langsung oleh anak-anak di sekolah.

Salah seorang wali murid menyampaikan kekhawatirannya.

“Kami orang tua tentu sangat cemas. Anak-anak berangkat sekolah untuk belajar, bukan untuk sakit. Kami berharap ke depan makanan yang diberikan benar-benar diperiksa kualitas dan kebersihannya,” tuturnya.

Wali murid lainnya juga berharap ada tanggung jawab dan evaluasi menyeluruh.

“Program ini bagus tujuannya, tapi kalau sampai anak-anak keracunan, ini harus jadi pelajaran besar. Jangan sampai terulang lagi,” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak MBG SPPG Bunobogu belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat. Program MBG yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa dinilai harus dibarengi pengawasan ketat terhadap kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, serta proses distribusi dan penyajian.

Masyarakat berharap para siswa segera pulih dan kejadian ini menjadi evaluasi besar bagi standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di sekolah.[Red]

Berita Terkait

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI
Lepas 60 Siswa TK Adhyaksa XL Kadisdikbud Syafrudin dan Kajari Akbar Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini
SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas
Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa
Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:15 WITA

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:08 WITA

Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:09 WITA

Lepas 60 Siswa TK Adhyaksa XL Kadisdikbud Syafrudin dan Kajari Akbar Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WITA

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas

Berita Terbaru