Suarautara.com,TOLITOLI– Turnamen Sepak Bola Lingadan Cup 2026 resmi berakhir setelah menggelar laga puncak di Lapangan Hijau A Datuela, Desa Lingadan, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, Sabtu (6/6/2026) malam.
Porsal FC Salumpaga keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan tim tuan rumah, Lingadan Putra FC, dengan skor tipis 3-2.
Laga final yang disaksikan ribuan penonton tersebut berlangsung sengit dengan tempo tinggi sejak awal pertandingan. Meski Lingadan Putra FC tampil menekan di hadapan pendukungnya, Porsal FC Salumpaga berhasil meredam serangan dan unggul lewat skema serangan balik yang efektif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan hasil ini, Lingadan Putra FC harus puas menempati posisi runner-up (Juara II). Sementara itu, peringkat ketiga diraih oleh Bugis Tolis FC Lantapan, disusul Bintang Timur FC Timbolo di posisi keempat.
Usai pertandingan, pelatih Porsal FC Salumpaga, Slamet, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh masyarakat Desa Salumpaga. Ia juga menyampaikan harapannya kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Tolitoli.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat Desa Salumpaga yang mendukung penuh hingga tim kami bisa menang. Kami juga berharap Ketua PSSI Tolitoli dapat membantu tim kami dalam hal peralatan sepak bola, serta melirik bibit-bibit pemain kami agar bisa memperkuat Persito Tolitoli,” ujar Slamet.
Selain trofi juara, panitia pelaksana juga mengumumkan sejumlah penghargaan individu, di mana para pemain Lingadan Putra FC mendominasi gelar terbaik:
1. Pemain Terbaik:Ma’ruf (Lingadan Putra FC)
2. Top Skor:Dito (Lingadan Putra FC)
3. Kiper Terbaik:Melky Pon (Bugis Tolis FC Lantapan)
4. Pemain Termuda Terbaik:Algi alias Lindu (Porsal FC Salumpaga)
Turnamen ini ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi ini.
“Turnamen Lingadan Cup 2026 menjadi ajang positif dalam pembinaan generasi muda serta mempererat persaudaraan antar masyarakat dan pecinta sepak bola di Kabupaten Tolitoli,” tutur Wakil Bupati.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Forkopimcam Dakopemean, Ketua Askab PSSI Tolitoli, Ketua Harian KONI Tolitoli, anggota DPRD Tolitoli, jajaran TNI-Polri setempat, serta para kepala desa se-Kecamatan Dakopemean. Berakhirnya kompetisi ini membawa harapan besar agar Lingadan Cup dapat terus digelar setiap tahun untuk melahirkan bibit pesepak bola berbakat di Tolitoli.
Pewarta: Wahyu
























