Polres Boltim Diminta Usut Kematian Pekerja di Proyek Pembangunan Rudis Bupati

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABOLTIM – Standar keamanan pada pembangunan gedung merupakan hal penting untuk mencegah peristiwa terjadinya kecelakaan kerja, sehingga itu pentingnya alat keselamatan kerja yang harus dipakai oleh setiap pekerja (buruh Kerja) untuk menjalankan aktifitas.Namun lain halnya diproyek pembangunan Rumah Dinas (Rudis) Bupati di Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang dikerjakan oleh CV. Garuda Sakti yang menelan anggaran hampir Rp. 6 Miliar, diduga tidak adanya kelengkapan keamanan kerja sehingga membuat salah satu pekerja tewas jatuh dari bangunan pada rabu (21/9).

Tewasnya salah satu pekerja proyek pembangunan Rumah Dinas (Rudis) Bupati diduga akibat kelalaian oleh perusahaan sebagai pemenang tender yang tak melengkapi setiap pekerja dengan alat keselamatan kerja.

Dimana dalam sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan itu harus dilengkapi dengan alat keselamatan kerja berupa helm, Safetybelt (tali pengaman) dan sepatu boot dan lain sebagainya untuk mencegah resiko tinggi dalam pekerjaan, namun hal ini pihak perusahaan mengabaikan semua itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian yang menimpa salah satu pekerja yang mengakibatkan ia tewas tersebut diminta pihak polres untuk usut kasus ini sampai tuntas.

Karena kasus ini jelas kelalaian dari pihak perusahaan, dan pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas korban meninggal, jangan pihak perusahaan memberikan uang duka serta santunan terus kasus ini dianggap selesai sampai disitu.

Pihak polres harus jeli melihat persoalan ini bukan hanya sekedar persoalan biasa, karena ini sudah jelas pihak perusahaan (Kontraktor) sudah melanggar UU No.1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja serta UU No.2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

 

(Rinto)

Berita Terkait

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna
Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Bawaslu OKU Timur Senilai Rp15,1 Miliar Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan oleh Ketua DPW GACD Sumsel, Junirianto
Audiensi Warga Desa Uso Bersama Kejari Banggai Sepakati Pengawalan Penyelesaian Kasus Dugaan Korupsi BUMDes

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:11 WITA

Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WITA

Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:01 WITA

Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya

Berita Terbaru