OKU, Suarautara.com — Dalam momentum yang sarat makna, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU atas dedikasi, integritas, dan komitmen tinggi institusi tersebut dalam menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua DPC PJS OKU, Agus Maulana, mewakili Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, S.Pd., M.I.Kom., CMTr., dan diterima oleh Kepala Kejaksaan Negeri OKU, Rudhy Parhusip, S.H., M.H. Acara berlangsung di Gedung Kejari OKU, Kamis (16/10/2025), dengan dihadiri jajaran struktural kejaksaan.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Agus Maulana, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas integritas dan profesionalisme Kejari OKU dalam memberikan pelayanan hukum yang tegas namun humanis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kejaksaan Negeri OKU telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam penegakan hukum yang berkeadilan, dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan di setiap prosesnya,” ujar Mahmud.
Ia menegaskan, penghargaan ini juga menjadi dukungan moral bagi lembaga penegak hukum agar terus menjaga amanah, integritas, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas negara.
Kejari OKU di bawah kepemimpinan Rudhy Parhusip dinilai berhasil menjalankan fungsinya sebagai pengawal supremasi hukum tanpa pandang bulu, serta aktif dalam edukasi publik melalui program Jaksa Masuk Sekolah dan berbagai penyuluhan hukum.
Usai menerima penghargaan, Rudhy Parhusip menyampaikan rasa terima kasih dan menyebut bahwa apresiasi ini adalah hasil kerja tim.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh jajaran Kejari OKU yang setiap hari bekerja keras dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Ketua DPC PJS OKU, Agus Maulana, menambahkan bahwa penghargaan tersebut diberikan melalui proses penilaian objektif oleh tim jurnalis dan aktivis media.
“Kejari OKU menjadi contoh baik dalam penegakan hukum yang tidak hanya represif, tetapi juga edukatif dan preventif,” ucapnya.
Menurut Agus, di era keterbukaan informasi, transparansi dan pendekatan humanis aparat hukum sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, juga menekankan pentingnya sinergi antara pers dan aparat penegak hukum.
“Pers dan aparat hukum bukan untuk saling mencurigai, tetapi harus bersinergi membangun demokrasi yang sehat dan berkeadaban,” tegas Mahmud.
Sebagai organisasi media siber nasional, PJS berkomitmen menjadi mitra strategis lembaga hukum dan pemerintah dalam menyuarakan kepentingan publik serta mengawal pemerintahan yang bersih dan transparan.
Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bakti Jurnalistik PJS. Ke depan, DPC PJS OKU akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja lembaga publik, sekaligus memberikan apresiasi kepada institusi yang berintegritas dan profesional.
“Peran media bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga pemberi apresiasi bagi lembaga negara yang berprestasi,” tutup Agus Maulana.
Penghargaan kepada Kejari OKU ini menjadi bukti sinergi positif antara media dan aparat penegak hukum, sekaligus inspirasi bagi lembaga lain untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa yang berkeadilan dan bermartabat. [Edo}






















