SUARAUTARA.(BOLMONG)- Jalan Usaha Tani merupakan prasarana transportasi pada area atau kawasan pertanian. Dimana manfaat daripada Jalan Usaha Tani tersebut adalah untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, atau sebaliknya mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan.
Pembangunan Jalan Usaha Tani ini menjadi salah satu pembangunan prioritas dari Sangadi (Kepala Desa-red) Desa Bumbungon kecamatan Dumoga Vecky Pontoan yang mana linier dengan Visi dan Misinya yang concern ke sektor pertanian.
Diungkapkan oleh Sangadi Vecky Pontoan bahwa mayoritas mata pencaharian masyarakat di Desa Bumbungon 80 persen adalah petani. Maka dari itu Pemdes Bumbungon dengan sungguh–sungguh dan semangat yang tinggi berusaha mensejahterakan masyarakatnya, ” Kata Vecky.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Pekerjaan Jalan Usaha Tani (JUT) adalah hasil Musrenbang Desa Bumbungon tahun 2021. Lokasi ini berada di gunung Bubungon yang oleh penduduk sekitar di namakan Gunung Keramat dengan Volume 505 Meter namun yang di realisasikan 600 meter lebih.
Selain untuk akses petani untuk mengangkut hasil pertanian di tempat ini di wacanakan akan di bangun Tempat bersejarah budaya suku Mongondow, Nantinya di tempat ini akan di adakan semua unsur budaya Bolmong” Ujar Vecky.
Lebih lanjut kata Sangadi Vecky, Pekerjaan Jalan Usaha Tani ini bersumber dari anggaran Dana Desa tahun 2021 di ambil dari Alokasi 20 persen pangan. Progres pekerjaan pun sudah mencapai 50 persen.
“Puji Tuhan Warga masyarakat Desa Bumbungon merespon baik pekerjaan Jalan Usaha Tani ini, Awalnya petani sangat kesulitan mengangkut hasil pertanian Karena terkendala akses jalan. Nah, Hari ini kendala tersebut sudah dapat di atasi.
Meskipun bersumber dari Dana Desa namun ini semua tak lepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah dan warga masyarakat Bumbungon, ” Tutupnya.*(Asko)






















