Dalam sambutannya Bupati Limi mokodompit menyampaikan forum Limi Tanahku ini, sangat penting dan strategis sebagai upaya untuk menciptakan suasana yang nyaman, harmonis di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat di kecamatan poigar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di kesempatan ini, atas nama pemerintah kabupaten bolaang mongondow, menyampaikan ucapan Selamat kepada bapak-ibu yang dilantik dalam forum Limi Tanahku, dimana forum ini akan membatu tugas-tugas pemerintah kecamatan poigar dan masyarakat,Khususnya dalam hal permasalahan dan sengketa tanah.”Ujar Bupati Limi mokodompit.

Bupati, mengungkapkan saat ini, banyak ditemui dan sering terjadi berbagai permasalahan konflik tanah yang berujung pada sengketa dan sering diperdebatkan oleh beberapa pihak terkait, dimana fungsi tanah sangat penting bagi alam kehidupan manusia, sehingga tana menjadi salah satu objek yang rawan terhadap konflik, yang menimbulkan terjadinya sengketa tanah baik antar individu maupun antar kelompok, karena masing-masing berusaha untuk mempertahankan setiap hak yang ingin dimiliki dan ingin dikuasai.

“Sebagai fenomena hukum,setiap sengketa memerlukan tindakan penyelesaian,karena tidak ada suatu sengketa tampa adanya penyelesaian,dan berbagai bentuk penyelwsaian sengketa dalam masyarakat antara lain berupa Ajudikasi atau melalui Institusi pengadilan,penyelesaian melalui mediasi, penyelesaian melalui Arbitrasi atau melibatkan pihak ketiga,penyelesaian melalui negosiasi.

” Sementara penyelesaian sengketa yang disebutkan tadi, tentunya bentuk penyelesaian sengketa melalui mediasi, merupakan penyelesaian yang sangat tepat dan merupakan solusi terbaik atas permasalahan sengketa tanah, sehingga pada hari ini dibentuklah forum layanan inovasi, mediasi dan informasi atau Limi Tanahku kecamatan Poigar,” Terang Bupati Limi Mokodompit.

Hadir dalam acara tersebut antara lain, camat poigar, kapolsek poigar, Danramil poigar, staf Khusus bupati, pengurus organisasi sosial kemasyarakat dan pemuda, para sangadi, BPD dan perangkap desa se-kecamatan poigar,Toko-toko masyarakat,toko agama,toko adat,tokoh perempuan.toko pemuda.

(Samsu)