Pemkab Banggai dan Pertamina Diminta Duduk Bersama Atur Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kabag SDA Sunarto Lasitata Akan Undang Pertamina Patra Niaga

Foto Kabag SDA Sunarto Lasitata Akan Undang Pertamina Patra Niaga

BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Pengaturan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi antara pihak Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kabupaten Banggai harus berjalan terpadu. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Banggai, Sunarto Lasitata, selaku anggota Satgas Pengawasan BBM dan LPG, dalam pernyataannya, Rabu (24/4).

Sunarto mengungkapkan bahwa hingga kini masih terjadi sejumlah permasalahan dalam penyaluran LPG 3 Kg dan solar subsidi di wilayah Banggai.

Beberapa di antaranya adalah tidak meratanya distribusi pangkalan LPG, praktik penyalahgunaan KTP untuk pembelian tabung LPG secara berlebihan, serta pengisian BBM subsidi dengan jerigen secara ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Pengawasan BBM dan LPG, Pemerintah Kabupaten Banggai, Pertamina Patra Niaga, serta masyarakat pengguna subsidi menjadi pihak utama yang terlibat.

Khususnya, perhatian diberikan kepada Bupati Banggai Ir. H. Amirudin dan Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, yang telah meningkatkan kuota distribusi subsidi namun masih perlu perbaikan dalam tata kelola distribusinya.

Seluruh wilayah Kabupaten Banggai, dengan beberapa desa dan kelurahan yang menjadi sorotan khusus seperti Pohi, Lumbe, dan Padang yang masih minim pangkalan LPG.

Foto Kabag SDA Sunarto Lasitata Akan Undang Pertamina Patra Niaga

Permasalahan ini telah berlangsung cukup lama, namun saat ini memasuki masa evaluasi dan koordinasi lanjutan di tahun 2025 untuk perbaikan sistem distribusi yang lebih tepat sasaran.

Distribusi BBM dan LPG subsidi yang tidak tepat sasaran bukan hanya merugikan masyarakat kecil, tetapi juga membuka peluang penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu. Hal ini membuat pemerintah daerah perlu meningkatkan pengawasan, sekaligus mendorong evaluasi regulasi dari pemerintah pusat agar lebih sesuai dengan kondisi daerah.

Sunarto mendorong adanya rapat koordinasi antara Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Daerah, pengaturan ulang kuota dan lokasi pangkalan, serta pemisahan layanan BBM subsidi bagi petani, nelayan, dan UMKM dari layanan umum di SPBU. Ia juga menegaskan perlunya pendataan ulang pangkalan dan penarikan dokumen permohonan yang tidak valid agar distribusi lebih merata dan sesuai kebutuhan warga.

Langkah-langkah ini bertujuan memutus mata rantai penyalahgunaan dan memastikan subsidi pemerintah tepat sasaran,” tutup Sunarto.

( BagianSDA/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Diduga Cemarkan Nama Baik di Medsos, Akun Facebook Fery Tap Dilaporkan Camat Ampana Tete
53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab
Dikbud Touna Salurkan Dana Afirmasi 2026, 38 TK, PAUD, dan PKBM Terima Rp38 Juta Per Sekolah
Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba
Diduga Kumpulkan KTP Warga untuk Pembebasan Lahan Sawit 500 Hektar, Kades Mire Diprotes
Perjudian Besar

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:25 WITA

Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:42 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik di Medsos, Akun Facebook Fery Tap Dilaporkan Camat Ampana Tete

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:42 WITA

53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:03 WITA

Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba

Berita Terbaru