Pemdes Matayangan Mengikuti Kegiatan Studi Kaji Lembaga Adat Di Kopandakan 1

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM,BOLMONG– Untuk lebih meningkatkan pemahaman tentang adat istiadat di desa, Pemerintah desa Matayangan kecamatan Dumoga barat pada Jumat 31 desember 2021 telah mengikuti kegiatan studi kaji lembaga adat dan perwakilan masyarakat bertempat di gedung komalig desa  kopandakan 1 kecamatan kotamobagu selatan.

Kegiatan ini di hadiri oleh pemerintah desa Matayangan, tokoh pemuda, tokoh agama dengan di pimpin  langsung oleh camat Dumoga barat Malpin Dako SAP.MAP. Sementara itu hadir sebagai pemateri yakni Sejarawan BMR bapak sumitro tegela dan pemerhati budaya BMR bapak Mesdi Hamin.

Pada kesempatan tersebut di bahas tentang pentingnya melestarikan budaya adat bagi kehidupan bermasyarakat lebih khusus di daerah BMR lebih khusus di pedesaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaga adat berfungsi bersama pemerintah merencanakan, mengarahkan, mensinergikan program pembangunan agar sesuai dengan tata nilai adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat demi terwujudnya keselarasan, keserasian, keseimbangan, keadilan dan kesejahteraan masyarakat, ” Ucap mesdi Hamin dalam pemaparan materinya.

Hal yang sama juga di sampaikan sejarawan muda BMR Sumitro tegela, Menurutnya di jaman globalisasi seperti sekarang ini pemahaman budaya adat istiadat perlu di tingkatkan kembali terutama kepada lembaga adat desa.

” Alhamdulilah kegiatan ini berjalan dengan baik dan saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah desa Matayangan atas partisipasinya mengikuti kegiatan ini, Insya Allah kegiatan ini bermanfaat demi meningkatkan budaya adat istiadat di BMR, ” Ujar anggota Polri ini.

Sekretaris desa Matayangan Supriadi Mondo ketika bersua awak media usai kegiatan mengaku bangga dan berterima kasih atas inisiatif para budayawan dan sejarawan melaksanakan kegiatan ini.

” Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, Karena dalam hidup bermasyarakat selalu berhadapan dengan soal adat istiadat, dan apa yang kami dapat hari ini dalam kegiatan ini kami akan implementasi kan dalam kehidupan sehari-hari, ” tutup Supriadi.*(Sko)

Berita Terkait

Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik
Dorong Pariwisata Bahari, KUPP Luwuk dan Pemkab Banggai Sosialisasikan Operasional Kapal Wisata Teluk Lalong
Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai
53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab
Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai
Aksi Kekerasan dan Perusakan Kendaraan Alfa Tora Terancam Hukuman Penjara
Dialog Budaya: Jejak Langkah Kreatif Asrul Sani
Pemkab OKU Timur Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten OKU

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WITA

Dorong Pariwisata Bahari, KUPP Luwuk dan Pemkab Banggai Sosialisasikan Operasional Kapal Wisata Teluk Lalong

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:04 WITA

Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:42 WITA

53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab

Senin, 8 Juni 2026 - 10:32 WITA

Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai

Berita Terbaru