SUARAUTARA.COM, Bolmong – Lapangan Olah Raga desa Nonapan 2, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digunakan masyarakat sebagai pusat kegiatan oleh raga, kini di klaim milik pribadi oleh oknum mantan kepada desa (Sangadi) Nonapan 2 Djati Potabuga.

Padahal dari infomasi yang diperoleh awak media ini menyebut bahwa pembangunan lapangan olah raga milik desa tersebut dibangun dengan menggunakan dana desa (DD).
Dari kronologis kejadian, main klaim oleh mantan Sangadi Nonapan 2 itu mencuat ketika salah satu warga desa yang biasa disapa Mama Dina saat hendak membakar sampah disamping lokasi lapangan tersebut langsung mendapat teguran keras dari oknum mantan sangadi yang saat itu pula berada di lokasi bersama dirinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penuturan Mama Dina, kepada sumber resmi media ini, mengungkapkan, dimana mantan Kades itu melarangnya untuk membakar sampah dikompleks Lapangan. selain itu, dirinya meminta memberitahukan kepada salah satu pemilik tempat pengasapan kopra kelapa yang ada dilokasi Lapangan untuk dibersihkan dan dirobohkan karena lahan itu adalah milik pribadinya.
“ Jangan buang sampah sembarangan disini, deng suru bongkar itu tampa pupu kelapa pak Ramjan ada bekeng dari ini tanah kita punya bukan tanah desa,” demikian pernyataan Djati Potabuga seperti yang ditirukan Mama Dina kepada media ini, Minggu (06/03/2022).
Mama Dinapun sempat kaget dengan teguran keras dari mantan Sangadi kepada dirinya saat membakar sampah itu, karena menurutnya itu lahan Lapangan Olah Raga milik desa, sehingga semua warga desa berhak melakukan kegiatan diarea itu.
Tak menerima perlakuan tersebut, Mama Dina kemudian langsung melaporkan kejadian ini kepada beberapa warga desa lainnya.
Sementara itu, dari informasi warga setempat yang berhasil dihimpun media ini mengatakan bahwa pembangunan lapangan itu menggunakan dana desa dan tempat pengasapan kelapa darurat milik salah satu warga dikompleks lapangan itu sudah sejak lama ada. Akan tetapi baru dipersoalkan oleh mantan Sangadi akhir-akhir ini setelah Pilkades selesai.
Upaya konfirmasi kepada mantan Kades Djati Potabuga belum berhasil setelah berita ini diturunkan. (Tim)
Editor : Ruslan Panigoro






















