Naoemi Octarina Evaluasi Pelaksanaan Program PKK Tahun 2021

Kamis, 9 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Makassar – Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, melakukan evaluasi pelaksanaan program PKK Tahun 2021 secara menyeluruh, baik yang dilaksanakan pengurus provinsi, maupun kabupaten kota. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apa saja kendala, hambatan, dan kekurangan, untuk dilakukan perbaikan pada program di tahun 2022 mendatang.

Kita telah melaksanakan program dan kegiatan PKK di tahun 2021. Seluruh kabupaten kota telah melaksanakan dengan baik dan maksimal. Dan evaluasi kegiatan ini perlu kita lakukan, untuk mengindentifikasi kendala-kendala yang dihadapi, serta kekurangan-kekurangan yang membutuhkan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan ke depannya, tentunya di tahun 2022,” kata Naoemi, pada Sosialisasi Kebijakan Gerakan PKK, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, 7 – 9 Desember 2021.

Menurut Naoemi, gerakan PKK adalah gerakan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, program PKK harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Program yang dicanangkan harus dimonitoring dan dievaluasi, apakah manfaatnya dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami harap, dengan hadirnya Ketua PKK Kabupaten Kota, mungkin ada masukan yang diberikan kepada pemerintah provinsi terkait isu utama yang ada di wilayah masing-masing, untuk kita masukkan sebagai program bersama,” ujarnya.

Terkait kegiatan sosialisasi ini, lanjut Naoemi, dilaksanakan untuk menyamakan persepsi gerakan PKK Sulsel ke depan. Pengurus PKK Sulsel telah membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disusun dan akan disahkan. SOP ini sebagai pedoman untuk memudahkan pelaksanaan kerja, guna mewujudkan tertib administrasi.

Yang harus digarisbawahi, tidak hanya pelaksanaan yang bagus, tapi tertib administrasi juga. SOP ini berisi tahapan dan urutan pekerjaan yang akan menuntun dalam menyelesaikan tugas. Dengan adanya SOP ini, kinerja oengurus PKK Sulsel dan Kabupaten Kota, lebih terarah dan optimal. Dengan demikian, tujuan bisa lebih mudah tercapai,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, isteri Andi Sudirman Sulaiman ini kembali mengingatkan mengenai hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang mengamanahkan empat agenda prioritas. Antara lain, memfokuskan pada ketahanan ekonomi masyarakat, revolusi mental, pelestarian lingkungan hidup, serta memperkuat pelayanan dasar.

Ada beberapa agenda utama yang harus menjadi perhatian kita bersama. Yakni penanganan pandemi Covid-19, penanganan stunting, penguatan ekonomi masyarakat, dan sejumlah agenda lainnya. Saya harap, Ibu-ibu Ketua PKK mengikuti dengan seksama, memberikan masukan, dan merangkum program bersama-sama,” imbuhnya.

 

 

 

 

 

Laporan : Firman Syam

Berita Terkait

Resmikan Tiga Ruangan Baru di Kejari Touna, Kajati Sulteng Dorong Percepatan Digitalisasi
Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan
Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini
Diduga Cemarkan Nama Baik di Medsos, Akun Facebook Fery Tap Dilaporkan Camat Ampana Tete
53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab
Dikbud Touna Salurkan Dana Afirmasi 2026, 38 TK, PAUD, dan PKBM Terima Rp38 Juta Per Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:12 WITA

Resmikan Tiga Ruangan Baru di Kejari Touna, Kajati Sulteng Dorong Percepatan Digitalisasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:57 WITA

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:25 WITA

Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:12 WITA

Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Berita Terbaru