Suarautara.com | Buol – Kegiatan Seminar dan Musyawarah Cabang (Muscab) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Buol mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Tiga instansi penting, baik vertikal maupun horizontal, yakni Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Buol, RSUD Mokoyurli Buol, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buol, menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya agenda tersebut.
Kepala Kemenag Buol, Dr. H. Nurkhari, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa kehadiran organisasi profesi wartawan siber menjadi wadah penting dalam menjaga marwah jurnalistik di era digital.
“Kami menyambut baik kegiatan Muscab Pro Jurnalismedia Siber ini. Semoga para jurnalis terus mengedukasi masyarakat dengan berita yang mencerahkan serta berpegang pada prinsip jurnalistik yang beretika,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan serupa disampaikan Direktur RSUD Mokoyurli Buol, dr. Maryati. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui wadah ini, kolaborasi antara dunia kesehatan dan insan pers semakin kuat. Informasi yang benar dan akurat tentu sangat dibutuhkan, terutama untuk edukasi publik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Buol, Satar M.S. Badang, SE., menilai Muscab PJS dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.
“Jurnalis media siber yang terhimpun dalam PJS adalah mitra pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan. Kami mendukung penuh agar Muscab ini berjalan lancar dan menghasilkan pengurus yang solid,” ungkapnya.
Sedangkan Plt Ketua DPC PJS Buol, Ruslan Panigoro, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari berbagai pihak menjelang pelaksanaan Muscab yang dijadwalkan pada 24 September mendatang.

“Dukungan ini menjadi legitimasi atas kehadiran PJS di Kabupaten Buol. Terima kasih bapak/ibu atas bantuan dan dukungannya,” katanya.
Dengan dukungan lintas instansi, Muscab PJS Buol diharapkan menjadi momentum memperkuat peran media siber dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas informasi publik.***












