Masyarakat Kampung IV Segamit Berharap Plh Bupati Muara Enim Segera Tinjau Jembatan Putus

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Segamit terpaksa harus bergotong-royong untuk mengumpulkan dana secara sukarela, untuk membangun pondasi Jembatan dengan peralatan se adanya.(Foto : Zulhadi Aripin)

Masyarakat Segamit terpaksa harus bergotong-royong untuk mengumpulkan dana secara sukarela, untuk membangun pondasi Jembatan dengan peralatan se adanya.(Foto : Zulhadi Aripin)

SUARAUTARA.COM, Muara Enim – Sejumlah masyarakat Yayasan Kampung IV Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumsel beharap kepada Plh Bupati Muara Enim Kurniawan.AP, MSi melalui Dinas PUPR berserta BPBD agar dapat meninjau secara langsung dua titik jembatan penghubung yang terputus di wilayah itu.

Mengingat betapa pentingnya sarana penghubung yang biasa digunakan masyarakat setempat dalam menunjang aktifitasnya sehari-hari sehingga perbaikan pembangunan jembatan tersebut sangat dinantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui, masyarakat Segamit yang mayoritasnya melakukan usaha di kampung IV Segamit, belum lagi banyak siswa-siswi yang menuntut ilmu agama di pondok pesantren yang harus melintasi jembatan tersebut.

Dengan putusnya jembatan itu sangat menyulitkan masyarakat untuk beraktifitas sehari-hari.

Menurut keterangan Kadus Dusun IV  Markun Hidayat mengatakan kampung IV ini adalah tempat masyarakat mengais rejeki dan merupakan tempat anak bersekolah di pesantren, sebagai kawasan wisata alam Danau Deduquk yang suda banyak pengunjungnya dan saat ini menjadi sepi seperti desa mati dan sangat  menyulitkan  masyarakat  segamit untuk menggunakan berkedaraan baik roda dua, maupun roda empat.

“ Kami sangat mengharapkan bantuan serta perhatian Pemerintah Daerah dalam hall ini dinas terkait yakni Dinas PUPR dan BPBD. Sampai saat ini sebagai warga yang baik selalu mematuhi peraturan pemereintah dengan  membayar pajak Bumi dan Bangunan setiap tahunnya,” ucap Markun Hidayat.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya bersama masyarakat Segamit terpaksa harus bergotong-royong untuk mengumpulkan dana secara sukarela, untuk membangun pondasi jembatan dengan peralatan se adanya walau bangunan kami tidak sekuat bangunan konstruksi pemerintah.

“ Kami terpaksa suka rela mengumpulkan dana untuk membangun pondasi jembata itu. Akan tetapi, peralatan yang kami gunakan seadanya dan tidak seperti kontruksi yang dikerjakan oleh pemerintah”. Pungkasnya.[Zul]

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
Pemkab OKU Timur Perluas Akses Keadilan Hingga ke Tingkat Desa
Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang
Kapolres Situbondo Tinjau Pemancar Radio Polri di desa Kayumas, Pastikan Kelancaran Komunikasi untuk Pelayanan Masyarakat
Pelaku Gunakan Mobil Sedan Modifikasi, Polres Situbondo Ungkap Penyalahgunaan Penjualan BBM Pertalite
NasDem Sulteng Desak Media Tempo Minta Maaf dan Sampaikan Sikap Resmi ke PWI
Kejati Sulteng Bersama PWI Sepakat Perkuat Kapasitas Wartawan dan Kehumasan
Kapolres Kab. Boltim Silaturahmi Dengan Toko Agama Dikediaman Habib Umar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:35 WITA

Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 17 April 2026 - 06:57 WITA

Pemkab OKU Timur Perluas Akses Keadilan Hingga ke Tingkat Desa

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WITA

Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang

Kamis, 16 April 2026 - 22:18 WITA

Pelaku Gunakan Mobil Sedan Modifikasi, Polres Situbondo Ungkap Penyalahgunaan Penjualan BBM Pertalite

Rabu, 15 April 2026 - 15:24 WITA

NasDem Sulteng Desak Media Tempo Minta Maaf dan Sampaikan Sikap Resmi ke PWI

Berita Terbaru