Suarautara.com, Banggai – Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 97 tahun 2025, Mahasiswa bersama Polres banggai dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai menggelar kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan semangat kebersamaan pemuda Indonesia.
Kegiatan yang akan dilaksanakan menjelang 28 Oktober 2025 ini diisi dengan bakti sosial donor darah dan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi antara mahasiswa, Polres, dan PMI ini bertujuan mempererat persatuan, menumbuhkan solidaritas, serta mengajak para pemuda di Kabupaten Banggai untuk bersama-sama menjaga keamanan dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari, S.I.K mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara aparat, mahasiswa, dan PMI organisasi kemanusiaan dalam meneladani semangat perjuangan pemuda.
Mahasiswa adalah generasi yang inspiratif dalam mengontrol pembangunan. Mereka adalah sahabat Polres Banggai dan PMI dalam menyalurkan kebaikan.
Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda harus menjadi agen perubahan positif, serta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di daerah yang kita cintai,” ujar AKBP Putu Hendra Binangkari.
Kapolres menambahkan, tema peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) adalah “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.
Tema ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat kolaborasi dan persatuan di kalangan pemuda Banggai 23/10/2025.
Sementara itu, pihak Mahasiswa dan polres banggai serta PMI turut menegaskan dan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial, termasuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun kesulitan ekonomi.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap tahunnya dimaknai sebagai momentum untuk merawat tiga butir ikrar Sumpah Pemuda, yakni. :
1. Satu Tanah Air, menegaskan kesatuan wilayah Nusantara sebagai rumah bersama.
2. Satu Bangsa, memperkokoh identitas nasional di atas keberagaman suku dan budaya.
3. Satu Bahasa Persatuan, menjadikan bahasa Indonesia sebagai pemersatu komunikasi tanpa meniadakan bahasa daerah.
Kapolres Banggai berharap agar para pemuda-pemudi di Banggai terus berkarya, berprestasi, dan menjadi penggerak kemajuan bangsa.
Perwira dua melati sangat meyakini para pemuda-pemudi Banggai memiliki potensi besar untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Teruslah berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.
( AM’oks69 )





















