SUARAUTARACOM, Bolmong – Lalu lintas di Jalan Trans Desa Lobong kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondo (Bolmonh) mengalami kemacetan total akibat tanah lonsor bercampur lumpur dan bebatuan yang menutupi badan jalan, pada Minggu (03/04/2022) sejak pukul 19.00 Wita hingga berakhir pada pukul 23.00 Wita tadi malam.

Longsor tersebut disebabkan intensitas curah hujan tinggi disertai dengan angin kencang, sehingga mengakibatkan bukit yang ada disamping badan jalan ambrol bersama lumpur menutupi keseluruhan badan jalan yang ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penuturan salah satu warga desa Lobong yang kebetulan berada tepat pada saat kejadian menyebutkan bahwa, longsor terjadi saat hujan sudah lama turun dari sore hari. Akan tetapi longsor terjadi saat memasuki malam hari dengan ketebalan lumpur yang tak bisa dilewati kendaraan.
” Itu longsor nanti sore terjadi, memang dari siang hujan so kras, dan tiba-tiba itu gunung komplek pertambangan rakyat langsung longsor tatutup di jalan,” ungkapnya.
Sementara itu warga lainnya Luna Potabuga di akun facebooknya memosting foto dan imbauan kepada warga yang akan melintas di jalam desa Lobong untuk menahan diri, dikarenakan tim dari PU Bolmong bersama alat berat Eskavator belum berada di lokasi untuk membersihkan lumpur dan bebatuan yang ada.
Pada pukul 19:00 Wita hingga pukul 23.00 wita tim PU Bolmong langsung menuju lokasi longsor dan bantuan personel dari Kodim 713 bersama-sama ikut membantu membersihkan jalan mengingat lalu lintas mati total di dua arah dengan uraian kemacetan diperkirakan mencapai kurang lebih 30 kilo meter dan pada pukul 23.00 wita jalan sudah bisa dilewati oleh kendaraan.(Tim/CN)
























