TOUNA, Suarautara.com — Ujian Kompetensi Calon Kepala Desa (Cakades) Borone untuk Pemilihan Antar Waktu (PAW) periode 2025–2027 berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, bertempat di Aula BPU Desa Borone, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una. Ujian ini menjadi tahapan krusial dalam proses seleksi sebelum penetapan calon tetap yang akan mengikuti Pilkades Borone bulan ini.
Sebanyak lima Cakades mengikuti ujian tersebut. Salah satu peserta adalah Mutianty, S.Sos, yang pada proses pengundian nomor urut memperoleh nomor urut 3. Pengundian nomor urut dilakukan secara terbuka setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian Ujian Kompetensi.
Dari lima peserta awal, hanya tiga Calon Kepala Desa yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Ketiga calon inilah yang akan bertarung pada Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Borone yang dijadwalkan berlangsung bulan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Cakades nomor urut 3, Mutia, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh aturan dan rangkaian tahapan yang telah ditetapkan panitia. Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilkades Borone bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai bagian dari tekad untuk membangun Desa Borone lebih maju.
“Saya siap mengikuti seluruh aturan dan tahapan Pilkades. Ke depan, saya berkomitmen membangun Desa Borone, baik dari sisi kesejahteraan masyarakat, kemandirian ekonomi, maupun peningkatan infrastruktur,” ungkap Mutia.
Panitia Pemilihan Kepala Desa Borone juga memastikan bahwa seluruh proses berjalan transparan dan objektif sesuai regulasi. Mereka berharap pelaksanaan Pilkades PAW 2025–2027 dapat berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan sosok pemimpin yang dapat membawa Desa Borone ke arah yang lebih baik.
Dengan telah ditetapkannya nomor urut peserta, persaingan menuju kursi Kepala Desa Borone kini memasuki babak akhir. Masyarakat desa pun menantikan siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan hingga tahun 2027.(Agung/Red)






















