Lokasi Tambang Emas Mopugad Longsor, 9 Penambang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, Bolmong – Lokasi pertambangan emas di lembah sunyi desa Mopugad Kec. Dumoga Utara Kab. Bolaang Mongondow hampir saja menelan korban jiwa.

Senin 8 Nopember 2021 sekitar pkl 18.45 wita, area pertambangan Emas ilegal yang masuk dalam Kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tersebut mengalami longsor tepatnya di lubang galian emas milik Vicko Gumalang (40) warga desa Dondomon kec. Dumoga Utara Kab. Bolmong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung longsoran tersebut hanya menutup jalan masuk/keluar lubang dan tidak sampai penimbun para penambang sehingga melalui proses evakuasi, 9 penambang yg terkurung di dlm lubang berhasil diselamatkan.

Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Dr. Nova Ivone Surentu SH, MH saat menerima laporan terjadinya peristiwa tersebut langsung mengerahkan personelnya untuk turun ke lokasi guna melakukan evakuasi. Di bawah kendali Kabag Ops AKP M. ALI TAHIR, SH, Kapolsek Dumoga Utara Iptu I Ketut Wiyasa, SE bersama anggotanya langsung menuju ke lokasi kejadian dan dengan melibatkan warga masyarakat yang cukup banyak akhirnya pada pkl 23.45 wita 9 warga dapat diselamatkan.

Adapun kronologis kejadian menurut Kiki Dasinangon (24) warga Dumoga Satu, pada pkl 18.45 ia memasang lampu penerang di atas lubang galian emas, saat lampu terpasang ia melihat di kedalaman lubang sekitar 10 meter terdapat tanda bekas longsoran lalu ia menarik tali yg biasa digunakan sebagai pegangan saat turun dan naik dari lubang namun sdh tidak bisa ditarik karena sdh terganjal. Hal ini pun dibenarkan oleh rekannya Melki Songgigilan (24) warga Imandi dimana ia juga mengetahui ada 9 org yg berada di dlm lubang tersebut sehingga ia langsung memberitahukan krpada pemilik lubang yaitu Vicko Gumalang.

Salah seorang warga yg selamat Amran Mangare (47) warga Dumoga Satu Kec. Dumoga Timur menuturkan bahwa pada pkl 18.30 ia mengantar 3 org temannya turun ke dalam lubang di kedalaman sekitar 80 meter utk melakukan penambangan, namun saat ia akan naik hendak keluar dari lubang ternyata jalan keluar sudah tertutup longsoran tanah dan bebatuan, ia menarik tali pegangan utk keluar namun sdh terganjal, sehingga ia hanya berdiam diri dsambil berdoa menunggu pertolongan sampai akhirnya dapat diselamatkan.

Menurut Kapolres Bolmong melalui Kapolsek Dumoga Utara Iptu I Ketut Wiyasa SE, saat dievakuasi kondisi 9 penambang dalam keadaan baik dan sehat.

Sementara proses evakuasi berlangsung cukup lama dramatis oleh karena dilakukan secara manual dan penuh kehati2an agar tdk terjadi longsor susulan. Warga yg melakukan evakuasi sempat menghubungi para korban yg sedang terkurung di dlm lubang melalui selang plastik yg dimasukan dan mendapat informasi bahwa para korban masih dalam keadaan hidup.

Sedangkan penyebab terjadinya longsor oleh karena kayu penahan bongkahan tanah dan bebatuan di atas lubang sudah lapuk sehinggah patah.

Adapun 9 warga yg berhasil dievakuasi adalah :

1. Amran Mangare

warga Dumoga Satu

2. Rafles Mangare warga Dumoga.Satu

3. Tommy Passa warga Dumoga Satu.

4. Apet warga Dumoga Satu.

5. Andi Balansa warga Imandi

6. Rusli Padjama warna Imandi

7. Jun Komaling Warga Uuwan

8. Fill Pangalila warga Tonom

9. Gerry Manengkey warga Dondomon.

Pasca peritiwa tersebut Kapolres Bolmong AKBP Dr. Nova Irone Surentu, SH, MH langsung memerintahkan anggotanya untuk menutup lokasi penambangan emas serta mengimbau warga untuk menghentikan semua aktivitas di lokasi tersebut.

“Saya mengimbau kepada warga masyarakat untuk menghentikan semua aktivitas di lokasi penambangan emas ilegal tersebut. Apalagi itu termasuk kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dan hal ini sudah sesuai keputusan Rapat Koordinasi Forkopimda Bolmong dengan Instansi terkait beberapa waktu lalu” tegas Kapolres.

 

 

Ancu Pasi

Berita Terkait

Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga
Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun
Proyek Air Bersih Desa Hunduhon Dua Kali Gagal Warga Desak Jalur Baru dan Transparansi
Sekdis Dukcapil Banggai Hasanudin Ba adi Pimpin Briefing Pelayanan dan Efisiensi Anggaran serta Optimalisasi WFH
Menang Praperadilan 9 Warga Loli Oge Nama Dipulihkan Hakim Nyatakan Status Tersangka Tidak Sah
Sentuhan Kepedulian TNI, Babinsa Sumber Waru Hadirkan Harapan Lewat Baksos
LBH – R Sulteng Siap Dampingi Wartawan Korban Ancaman Pembunuhan di Touna Tegaskan Ini Ranah Pidana

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:06 WITA

Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 21 April 2026 - 20:18 WITA

DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga

Selasa, 21 April 2026 - 18:05 WITA

Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun

Selasa, 21 April 2026 - 11:57 WITA

Proyek Air Bersih Desa Hunduhon Dua Kali Gagal Warga Desak Jalur Baru dan Transparansi

Selasa, 21 April 2026 - 01:29 WITA

Sekdis Dukcapil Banggai Hasanudin Ba adi Pimpin Briefing Pelayanan dan Efisiensi Anggaran serta Optimalisasi WFH

Berita Terbaru

OKU TIMUR

124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:10 WITA