Kuota Tenaga Kerja PT Pertamina Geotermal Energi (PGE) Lumut Balai akan Disesuaikan dengan Kebutuhan

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMENDE, suarautara.com — menanggapi aksi masyarakat dan Karang Taruna Desa Sugih Waras, Desa Bedegung dan Desa Indramayu, Senin (9/10) kemarin, PT Pertamina Geotermal Energi (PGE) Lumut Balai akan menyesuaikan permintaan tenaga kerja secara proporsional dan penyebarannya di 3 Kecamatan.

General Manager (GM) PT PGE Lumut Balai, Hadi Suranto melalui Ast. Manager Government Public Relation (Humas), Ryan Dwi Gustrianda saat dimintai komentarnya, Rabu (11/10) mengatakan, saat ini pekerjaan proyek pembangunan terkait Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) bumi belum dimulai.

“Jika segala sesuatunya telah berjalan, tentunya kuota tenaga kerja akan disesuaikan secara proporsional berdasarkan penyebaran ke 3 kecamatan dengan mengikuti kemajuan proyek dan peningkatan volume pekerjaan yang berpengaruh dengan penambahan tenaga kerja,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ryan Dwi Gustrianda menambahkan, akan tetapi saat ini penambahan pekerjaan belum banyak terealisasi dan baru persiapan kerja bagi para kontraktor yang terlibat pembangunan proyek PLTP Unit-2, ketika pekerjaan sudah bertambah tentu pihak Humas kontraktor akan mengumumkan penerimaan tenaga kerja ke desa – desa terdekat.

“Pada intinya, proyek ini berada di dalam 3 wilayah kecamatan dan terdapat desa – desa yang sangat berdekatan dengan aktivitas perusahaan sebagai Ring 1,” tambahnya.

Disesalkan Ryan Dwi Gustrianda, tindakan warga 3 desa yang menutup jalan mobilisasi perusahaan dilakukan tanpa persetujuan dari Polres Muara Enim, perusahaan dan aparat kepolisian sudah mencoba untuk mengatasi dengan persuasif agar aksi damai bisa di selesaikan dan dibubarkan karena aksi ini sangat mengganggu kelancaran mobilisasi hingga hari ini.

Kepala desa Indramayu Kecamatan Panang Enim, Rio Amro Ramico saat dikonfirmasi via ponselnya membenarkan adanya aksi masyarakat dan Karang Taruna dari Desa Indramayu beserta desa Bedegung dan Desa Sugih Waras, menurutnya aksi tersebut disampaikan agar PT PGE, SEPCO dan Konsorsium merealisasikan hasil mediasi 29 September 2023 lalu.

“Diantara tuntutan masyarakat antara lain adalah, meminta perekrutan tenaga kerja perwakilan dari masyarakat dan Karang Taruna dari 3 Desa, melibatkan masyarakat dan Karang Taruna sebagai tenaga kerja yang diprioritaskan sesuai rekomendasi/1 pintu dari Kades baik skill maupun non skill, pembagian kuota pekerjaan jangan tebang pilih,” ujarnya. (Syaril anwar)

Berita Terkait

Kapolres Cup 2026 Resmi Dibuka, Lahirkan Atlet Esports Berprestasi
Pemkab OKU Timur Lantik dan Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031
Operasi Senpi Musi 2026: Polsek Belitang III Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Tokoh Masyarakat
Bupati Lanosin Lantik Pimpinan BAZNAS OKU Timur Periode 2026-2031
FINAL KAPOLRES CUP 2026: Persaingan Ketat, Lahirkan Raja Lapangan Badminton OKU Timur
Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten OKU Timur Ikuti PENAS KTNA VII di Gorontalo
Fasilitasi 80 Pasangan Warga, Polres OKU Timur Gelar Sidang Isbat Nikah Massal  
Puluhan Tabung Disita, Polres OKU Timur Ungkap Praktik Pengoplosan Gas Elpiji Subsidi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:26 WITA

Kapolres Cup 2026 Resmi Dibuka, Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:42 WITA

Pemkab OKU Timur Lantik dan Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:57 WITA

Operasi Senpi Musi 2026: Polsek Belitang III Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Tokoh Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:53 WITA

Bupati Lanosin Lantik Pimpinan BAZNAS OKU Timur Periode 2026-2031

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36 WITA

FINAL KAPOLRES CUP 2026: Persaingan Ketat, Lahirkan Raja Lapangan Badminton OKU Timur

Berita Terbaru