Suarautara.com, Buol, Indonesia – Dunia pertanian Indonesia digemparkan oleh inovasi revolusioner dari seorang wanita bernama Sumiati Djafar di Kabupaten Buol! Di tengah krisis pangan dan masalah sampah yang tak kunjung usai, Sumiati berhasil menciptakan taman percontohan yang mengubah limbah menjadi sumber pangan yang luar biasa!

Dari Sampah Jadi Emas!
Dengan konsep “Ternak Berdamai dengan Tanaman”, Ibu Sumiati berhasil menyulap lahan sempit di antara gedung Dinas Pertanian menjadi oase produktif. Limbah plastik bekas minyak goreng, sabun cuci piring, dan karung beras diubah menjadi pupuk organik yang menyuburkan tanaman. Hasilnya? Taman yang menghasilkan berbagai jenis sayuran dan buah-buahan segar!
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Inflasi? Lewat!
Inovasi Sumiati ini bukan hanya sekadar taman biasa. Taman percontohan ini menjadi benteng pertahanan melawan inflasi dan krisis pangan yang menghantui Indonesia. Dengan menyediakan sumber pangan lokal, masyarakat Buol kini memiliki alternatif yang lebih murah dan sehat!
Dukungan Mengalir Deras!
Aksi heroik Sumiati ini mendapat dukungan penuh dari PKK Kabupaten Buol, PKK Desa, dan Bumdes. Mereka bersatu padu untuk mewujudkan visi Sumiati dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Inspirasi untuk Indonesia!
Kisah sukses Sumiati ini membuktikan bahwa dengan kreativitas dan kerja keras, kita bisa mengatasi berbagai masalah yang kita hadapi. Inovasinya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan limbah dan menciptakan sumber pangan lokal.(Martinus Palebangan/ Redaksi)

























