SUARAUTARA.COM, Bolmong – Kinerja Aparat desa sangat mempengaruhi pelaksanaan pembangunan dan program – program pemerintah desa hal ini menyebabkan, banyaknya persoalan pelayanan masyarakat yang terbengkalai, sehingga sangat berdampak buruk terhadap kinerja. Apalagi para aparatur desa ini digaji dengan menggunakan APBD setiap tahunnya.
Tokoh masyarakat Poigar Arman Tamburian Mamonto kepada media ini mengatakan kinerja buruk para aparat desa ini sangat berdampak pada pelayanan masyarakat sesuai jabatan dan fungsinya dalam pemerintahan desa, sehingga pihaknya mendesak Pemerintah desa di Nonapan 2 untuk segera mengevaluasi beberapa aparat desa yang tidak produktif lagi.
” Jika Sangadi ingin pemerintahannya berjalan lancar dan sesuai keinginan masyarakat, maka seceapatnya di evaluasi jika perlu diganti dari jabatan yang ada,” tukas Arman saat dihubungi, Rabu (1/6/2022) melalau telfon selulernya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan. Kinerja buruk para aparat desa, lembaga dalam menjalankan tugasnya terang-terang ditunjukan kepada masyarakat, mulai dari ketidakhadiran disaat bertugas serta berbagai kegiatan kepemerintahan.
” Kami sangat prihatin dengan persoalan ini. Apalagi para abdi desa ini menerima gaji setiap bulannya selama 12 bulan. Dan ini patut di evaluasi, jika perlu diganti posisinya,” tegas Arman.
Tidak menapik persoalan aturan dan regulasi yang ada, akan tetapi menurutnya ini benar-benar merugikan uang negara,” imbuhnya.
Tak hanya aparat desa, beberapa anggota BPD juga tidak proaktif terhadap program pemerintah desa dan fungsinya sebagai mitra kerja. Bahkan acu tak acuh dengan pemdes yang ada, sehingga tidak tercipta harmonisasi kinerja yang baik. Untuk kami berharap kepada BPD dan pemdes untuk segera mengevaluasi hal ini.
Arman meminta kepada Pemdes serta pemerintah kecamatan Poigar di bawah kepemimpinan Alfina Sumenda untuk segera mengevaluasi bersama pemdes Nonapan 2 terhadap siapa-siapa aparat yang tak produktif lagi dan seakan melakukan perlawanan terhadap Sangadi yang sah memimpin desa.”pungkasnya.
Sementara itu upaya konfirmasi media ini kepada Sangadi Nonapan 2 Nikmat belum berhasil setelah berita ini diturunkan.
(RUS)























