Kebun Raya Megawati Terancam Hilang, Mafia Tambang Disebut Kebal Hukum

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTRA.COM,Ratahan – Kebun Raya Megawati Soekarnoputri yang selama ini menjadi ikon kebanggaan Provinsi Sulawesi Utara, khususnya masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kini menghadapi ancaman serius. Kawasan konservasi seluas 221 hektare tersebut dilaporkan berubah fungsi menjadi lokasi aktivitas tambang emas ilegal.

Informasi lapangan yang dihimpun menyebutkan, salah satu pihak yang diduga terlibat dalam perusakan kawasan tersebut adalah seorang penambang bernama Cie Dede. Meski sempat berurusan dengan pihak Polda Sulut, aktivitas penambangan ilegal yang dilakukannya disebut terus berlangsung tanpa hambatan.

“Ini kawasan konservasi untuk generasi mendatang, bukan untuk dirusak. Kami minta aparat penegak hukum segera bertindak,” tegas sejumlah aktivis lingkungan yang mengecam keras praktik perusakan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat menilai kerusakan hutan di Kebun Raya Megawati Soekarnoputri bukan hanya mengancam ekosistem, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana bagi warga sekitar, khususnya di Kecamatan Ratatotok.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya menertibkan tambang-tambang ilegal yang merugikan negara hingga triliunan rupiah.

Presiden bahkan memberi peringatan bahwa siapa pun, termasuk tokoh berpengaruh atau mantan pejabat tinggi, akan ditindak tegas jika terlibat.

Warga Mitra berharap aparat kepolisian, baik Polda Sulut maupun Polres Mitra, serta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas.

“Kebun Raya Megawati harus diselamatkan dari perusakan dan praktik tambang ilegal. Kami tidak ingin generasi mendatang hanya mendengar cerita tentang kebun raya ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.(ara)

Berita Terkait

UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers
Sepekan, Satresnarkoba Polres Touna Ungkap 2 Kasus Dugaan Sabu
Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Touna Salurkan KTP-el Warga Kasiala Lewat Camat Ulubongka
SPIP Buol Dievaluasi, Tiga PD Wajib dan Sektor Strategis Jadi Sorotan
Gerebek Indekos di Luwuk Utara Anggota Satresnarkoba Polresta Banggai Bekuk Pengedar Sabu RP alias OM 27 Tahun.
Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk
Lahan Satu Hektare di Desa Tombang Ludes Terbakar Anggota Polsek Pagimana Duga Efek Cuaca Kering
62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:49 WITA

UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers

Selasa, 8 September 2026 - 18:05 WITA

Sepekan, Satresnarkoba Polres Touna Ungkap 2 Kasus Dugaan Sabu

Selasa, 8 September 2026 - 06:20 WITA

Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Touna Salurkan KTP-el Warga Kasiala Lewat Camat Ulubongka

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WITA

SPIP Buol Dievaluasi, Tiga PD Wajib dan Sektor Strategis Jadi Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 00:00 WITA

Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk

Berita Terbaru

Kab Tojo Una Una

Sepekan, Satresnarkoba Polres Touna Ungkap 2 Kasus Dugaan Sabu

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:05 WITA