KABUPATEN BUOL I SUARAUTARA – Panitia Persiapan Pemekaran Kecamatan Matinan (P3KM) melalui ketua harian, Aslam Batalipu, S.Ag, M.Si menegaskan bahwa sebagian besar masyarakat kecamatan Gadung mendukung adanya pemekaran wilayah di Kecamatan itu.

Hal tersebut terungkap dari kegiatan sosialisasi pemekaran kecamatan Matinan yang di gelar, Minggu 29 Januari 2023, sekitar pukul 20,00 Witas sampai selesai bertempat di Gedung Serba Guna desa Matinan kecamatan Gadung Kabupaten Buol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukti respon positif dukungan itu terlihat dari mayoritas masyarakat kecamatan Gadung ikut serta dalam kegiatan yang dipadati oleh calon desa pemekaran dan desa induk Gadung.

Sosialisasi pemekaran kecamatan Matinan sekaligus pemaparan ilmiah terkait persiapan DOB Buol Timur yang menghadirkan nara sumber atau pemantik Tokoh masyarakat Buol Timur, DR Tonang Malongi, S.PD, MA, Camat Gadung, Rustam, S,Pd, Anggota DPRD Buol dapil 2, Abdijaya, Koni, S.IP dan beberapa tokoh pemekaran kecamatan Gadung dan jajaran P3KM.
Meski sempat diwarnai aksi protes kepada P3KM saat sesi Tanya jawab, terkait pelaksanaan sosialisasi pemekaran Matinan itu, namun akhirnya semua bersepakat, Matinan harus dimekarkan dari wilayah Induknya.
Para tokoh muda, Gadung seperti Jasmin Karim dari desa Bulagidun, Iskandar dan Salabi dari desa Rlipubogu yang meminta keterbukaan P3KM untuk mensosialisasikan ke seluruh masyarakat Gadung, baik pemdes, BPD dan unsur lainnya yang harus dilibatkan.
Pada kesempatan itu, seluruh kepada desa, BPD dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda dan perempuan hadir bersama dalam kegiata tersebut.
“Dari proses yang kita lalui kesimpulannya mayoritas sebagian besar masyarakat Gadung saat ini mendukung pergerakan P3KM untuk persiapan pemekaran, kita sudah bekerja sejak tahun 2018 hingga tahun 2023 ini, dan alhamdulilah dengan semangat kerja, rekomendasi camat sudah ada, ” kata Ahmad Usman, di sela-sela kegiatan sosialisasi itu.
Senada ketua Harian P3KM, Aslam Batalipu, S.Ag, M.Si menyebutkan Terkait adanya sebagian pihak yang belum menerima sepenuhnya adanya rencana pemekaran wilayah atau daerah otonomi baru, Aslan menilai hal itu sebagai sebuah hal yang biasa di era demokrasi ini,” tukas Aslam Batalipu.
Meski demikian kata Aslam, hal itu tak lantas menghentikan proses pembentukan wilayah Kecamatan Baru di Buol yang saat ini P3KM masih terus melakukan tahapan baik sosialisasi kepada masyarakat dan Pemdes baik yang masuk di desa pemekaran, ataupun desa induk ydi wilayah kecamatan Gadung.
Sebagaimana diketahui, saat ini P3KM terus melakukan tahapan persiapan administrasi dan teknis dan akan mengajukannya ke pihak DPRD Buol dan pemkab.
Sementara itu, Camat Gadung Rustam, S.Pd menambahkan, dirinya tetap mendukung upaya pemekaran yang dilakukan, selagi semua sesuai dengan aturan dan batasan-batas hukum dan administrasi yang berlaku.
Tokoh Genersi muda Buol Timur, Yasmin Karim, S.Pd mengatakan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kecamatan Gadung, saya mendukung penuh pemekaran kecamatan Matinan ini, sebagai bentuk apresiasi kita terhadap pemenuhan pemekaran Buol Timur oleh karena itu, semua pihak yang hadir, apapun alasannya dalam rangka pemekaran Buol Timur, kita dari bagian dari kecamatan Gadung bersepakat bahwa Matinan harus jadi wilayah kecamatan sendiri,” kata Jasmin Karim.
Dalam kegiatan sosialisasi itu, pemantik DR Tonang Malongi terus menyemangati para peserta yang hadir terkait persiapan DOB Buol Timur dan beberapa kecamatan di daerah itu.
“Kami akan bergerak terus untuk mewujudkan DOB Buol Timur dan kecamatan Matinan serta pemekaran kecamatan lain di wiaayah ini, saya berharap kepada panitia untuk tetap semangat, jaga kebersamaan dan kekompakan untuk kita semua, terlebih khusus bagi masyarakat Buol Timur demi kesejahteraan kita semua,” tutup Kadis Porapar Kabupaten Buol itu. [uchan]






















