SUARAUTARA.COM, BOLMONG – DPRD Kabupaten Bolmong mewarning atau beri peringatan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Bolmong, terkait lakalantas Mobil Bus ASN 05 yang terjadi di Kabupaten Bolmut, Selasa, (23/4/2023) dini hari.
Ia mengatakan untuk pemanfaatan bus ASN harus sesuai prosedur, jangan sembarangan disewakan karena itu untuk kepentingan operasional ASN.
“Setiap pansus kami selalu tanyakan soal sewa bus ASN, dan itu tidak disewakan. Meski begitu ada prosedur setiap pengguna bus Pemkab agar tidak terkesan pungli,” kata Anggota Bapemperda DPRD Bolmong Supandri Damogalad.
Memang kata Supandri, DPRD pernah usulkan untuk pemanfaatan bus ASN diluar Pemkab Bolmong, sebaiknya diatur dalam peraturan daerah (Perda) agar tidak terkesan pungutan liar (pungli).
“Kami sarankan atur di perda tapi tidak dikomersilkan ketika misalnya ada lembaga atau organisasi keagamaan supaya tidak terkesan pungli maka diatur di perda tentang retribusi dan pajak,” terang Supandri.
Ia menegaskan jika untuk perda terkait penggunaan bus ASN dan anak sekolah, itu tidak pernah dibahas.
Lanjut dia, jika dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau diluar Bolmong maka ini sangat tidak dibolehkan. Sebab disarankan waktu itu ke dishub diluar operasional ASN dan anak sekolah. Hanya untuk dimanfaatkan lembaga atau organisasi keagamaan, dan organisasi kepemudaan, itupun tidak disewakan.
“Jika lakalantas di Bolmut tersebut diluar dari itu maka ini sangat disayangkan. Saya sebagai anggota DPRD Bolmong me-warning keras kepada Dishub dan meminta penjabat Bupati Bolmong Limi Mokodompit, mengevaluasi kinerja pengelola bus ASN,” pintah Supandri.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan melalui pengelola bus ASN Pemkab Bolmong, Gunadi Paputungan, mengakui bahwa bus ASN bisa di sewakan sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2024 tentang retribusi dan pajak daerah.
“Bisa disewakan dimana per 12 jam sesuai perda Rp600 ribu, ini masuk PAD Bolmong,” akunya.
Ia pun mengatakan kecelakaan bus ASN 05 di Bolmut saat disewakan kepada warga di kelurahan Gogagoman, Kotamobagu tujuan Gorontalo.
“Jadi saat balik terjadi kecelakaan di jalan trans Sulawesi tepatnya di desa Bolangitang depan masjid Multazam dini hari,” ungkap Gunadi. (Yono).













