Diduga Lecehkan Istri Pemilik Warung Saat Mabuk, Oknum P3K Dispusip Poso Dipolisikan

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi.

Foto : Ilustrasi.

Suarautara.com,POSO– Seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Poso dilaporkan ke pihak kepolisian. Oknum tersebut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan pemilik warung makan dalam kondisi mabuk pada Selasa (7/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Berdasarkan keterangan suami korban, kejadian bermula saat pelaku mendatangi warung miliknya di jam kerja untuk menanyakan menu makanan. Meski sempat pergi karena menu yang dicari belum siap, pelaku kembali lagi dalam pengaruh minuman keras (miras) dan masuk ke dalam warung.

Merasa tidak nyaman dengan perilaku pelaku yang meracau, korban memutuskan untuk pergi ke dapur untuk mencuci piring. Namun, pelaku menyusul ke area dapur dan diduga melakukan tindakan pelecehan dengan menyentuh bagian sensitif tubuh korban.

“Istri saya masuk ke dapur, tapi pelaku justru menyusul dan melakukan tindakan pelecehan. Setelah itu, dia malah berdalih sakit kepala dan minta izin tidur di warung,” ungkap suami korban saat memberikan keterangan.

Aksi pelaku terhenti setelah suami korban yang berada di dalam kamar mendengar percakapan yang tidak wajar. Geram melihat istrinya dilecehkan, suami korban sempat memberikan tindakan tegas hingga pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Tak terima dengan perbuatan tersebut, keluarga korban langsung melayangkan laporan resmi ke Polres Poso. Selain menuntut proses hukum, keluarga korban mendesak Dispusip Poso untuk memberikan sanksi administratif yang berat kepada oknum tersebut.

“Kami berharap instansi terkait memberikan sanksi tegas. Perbuatannya sudah mencoreng citra pegawai daerah, apalagi dilakukan saat jam dinas dan dalam kondisi mabuk,” tegas suami korban.

Hingga saat ini, kasus dugaan pelecehan seksual dan pelanggaran kode etik tersebut tengah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Poso untuk penyelidikan lebih lanjut.

(Agung)

 

Berita Terkait

GUS LILUR RESMI LAPORKAN DUGAAN JUAL BELI SUARA MUKTAMAR KE-35 NAHDLATUL ULAMA KE KPK
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”
Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Bank Sulteng Ampana Perluas Layanan Selama Pemeliharaan Sistem, Transfer Antarbank Tetap Bisa Dilakukan
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
dr. Budi Nahkodai RSUD Mokoyurli, Bupati Buol Dorong Pembenahan
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Buol Dorong Perubahan Birokrasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:40 WITA

GUS LILUR RESMI LAPORKAN DUGAAN JUAL BELI SUARA MUKTAMAR KE-35 NAHDLATUL ULAMA KE KPK

Kamis, 5 November 2026 - 10:09 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”

Kamis, 5 November 2026 - 06:42 WITA

Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Berita Terbaru