PALU, Suarautara.com – Guna menyatuhkan persepsi baik pengagas dan anggota, Kerukunan Keluarga Indonesia Buol (KKBI) menggelar deklarasi yang dirangkaikan dengan Halal Bi halal mengusung tema “Tutunugan Agu Bobotukan”, bertempat di Ballroom, Golden Hotel Palu, Kamis (15/5/2025).
Deklarasi sekaligus pengukuhan KKBI dihadiri Gubernur Sulteng yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setdaprov, Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat Buol, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah diwakili H. Moh Hidayat Pakamundi, S.E., dan juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Faisal Alatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum (Ketum) Kerukunan Keluarga Buol Indonesia (KKBI) Periode 2025-2029, Dr. Drs. Adijoyo Dauda, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Organisasi KKBI Berkomitmen untuk terus mendukung Program 9 Berani yang di usung oleh Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur Sulteng.
“Kami selaku organisasi KKBI dengan ini menyatakan komitmen untuk terus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya pada program berani sehat dan berani cerdas,” ungkapnya.
“Saya juga berharap bahwa pengurus KKBI dapat bekerjasama dan bersinergi meningkatkan keharmonisan kebersamaan antar semua warga Buol yang ada di tanah rantau,” tuturnya.
Dalam sambutannya Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyampaikan permohonan maaf dikarenakan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur belum sempat menghadiri undangan Kerukunan Keluarga Buol Indonesia (KKBI).
“Saya memohon maaf karena bapak gubernur dan ibu wakil gubernur belum berkesempatan untuk hadir di kegiatan ini, karena mereka memerlukan waktu untuk beristirahat,” ungkap Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
“Tetapi tanpa kehadiran bapak gubernur dan ibu wakil gubernur, tidak mengurangi rasa persatuan kita di kegiatan ini,” tuturnya.
Gubernur Sulteng diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si menyampaikan Halal bihalal bukan hanya sekedar tradisi, tetapi juga mencerminkan komitmen kita untuk menjaga hubungan baik, antar sesama, serta menjadi sarana untuk memperbarui niat dan tekad dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya saing.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Kena terus berkomitmen mendorong pembangunan berkeadilan dan merata melalui semangat berani yang tertuang dalam 9 program Unggulan.
“Program unggulan yang dimaksud ialah Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Sejahtera, Berani Berkah, Berani Makmur, Berani Harmonis, dan Berani Berintegritas,” tutur Fahrudin.
Tak hanya itu, Gubernur Anwar Hafid juga meminta kepada Kerukunan Keluarga Buol Indonesia (KKBI) untuk terus menjaga kekompakan, keharimonisan, serta merawat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan agar mampu menjadi kekuatan bersama.
Diakhir sambutannya yang di bacakan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Gubernur Anwar Hafid mendoakan Kerukunan Keluarga Buol Indonesia (KKBI) agar tetap solid, juga mendapatkan rahmat taufik dari Allah SWT.***

























