Camat Paleleh Ajak Warga Budidaya Ayam Petelur di Pekarangan Rumah

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Paleleh, Lukman Djupandang,S.Pt (Foto:Ist)

Camat Paleleh, Lukman Djupandang,S.Pt (Foto:Ist)

Buol, Suarautara.com – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga, Camat Paleleh, Lukman Djupandang, S.Pt, mengajak warga di wilayahnya untuk mulai membudidayakan ayam petelur di pekarangan rumah.

Program ini diperkenalkan dalam setiap unggahan di akun media social (facebook) milik Camat Paleleh (Lukman Djupandang), serta dalam kegiatan launching Koperasi Merah Putih se-Kecamatan Paleleh yang digelar di Balai Desa Tolau, pada Senin (21/7) yang dihadiri kepala desa, Bpd se kecamatan Paleleh, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Menurut Camat Lukman, budidaya ayam petelur skala rumah tangga bisa menjadi solusi cerdas menghadapi kenaikan harga bahan pokok, khususnya telur ayam.

“Kita tidak perlu lahan luas. Dengan 10 hingga 20 ekor ayam, warga sudah bisa memenuhi kebutuhan telur sehari-hari, bahkan dijual untuk tambahan penghasilan, kalau saya saat ini ada 23 ekor, produksi tiap hari bervariasi, paling banyak  20 Butir, kalau turun biasa 10 butir telur perharinya,” ujar mantan alumni sarjana peternakan ini.

Camat Lukman memiliki rencana ke depan selain menyediakan bibit ayam petelur secara bertahap, juga akan memberikan pelatihan teknis mengenai perawatan, pemberian pakan, hingga manajemen kandang yang higienis. Program ini bekerja sama dengan penyuluh peternakan lokal dan BUMDes ataupun pengurus Koperasi Merah Putih setempat.

Beberapa warga mengaku antusias dengan inisiatif ini. Salah satunya, ibu rumah tangga bernama Sumiati, mengatakan ia tertarik memanfaatkan halaman belakang rumahnya.

“Selama ini lahan kosong di belakang rumah tidak dimanfaatkan. Kalau bisa untuk ternak ayam, kenapa tidak?” katanya.

Lukman mengaku bahwa bibit petelur yang Ia jalankan saat ini berasala dari pembesaran bibit Gorontalo.

Ia berharap dengan adanya percontohan pemanfaatan pekarangan dengan beternak ayam petelur, dapat memenuhi gizi masyarakat dalam pemenuhan protein hewani, juga sebagai usaha ekonomi keluarga terutama untuk penyedia Program pemerintah MBG dan koprasi Desa Merah Putih.

Selain itu, program budidaya ayam petelur ini diharapkan menjadi gerakan kolektif di seluruh desa di Kecamatan Paleleh. Jika berhasil, jelas Lukman, maka pemerintah kecamatan akan mengusulkan replikasi program ke tingkat kabupaten sebagai bagian dari gerakan ekonomi mikro berbasis keluarga.(Red)

Berita Terkait

Guru Tidak Ditugaskan untuk Menyeragamkan Murid
Wahai Para Penyuap Peserta Muktamar, Berhentilah Berpura – pura
Saya Mohon kepada Presiden RI, Prabowo Subianto agar Me-reshuffle Syaifullah Yusuf dan Nusron Wahid dari Kabinet 
Hati Adalah Sumber Kebaikan Dan Kebajikan
TIGA LANGKAH SEMPURNANYA RISWAH
Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk
Bukan Sekadar Tumpeng Polsek Kintom Datangi Koramil TNI – Polri Pertebal Barisan Hadapi Gangguan Kamtibmas
Prediksi Kemarau Hingga 2027 Rifai Mahiwa Sampaikan Arahan Bupati Himbau Warga Soal Waspada Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:18 WITA

Guru Tidak Ditugaskan untuk Menyeragamkan Murid

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Wahai Para Penyuap Peserta Muktamar, Berhentilah Berpura – pura

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Saya Mohon kepada Presiden RI, Prabowo Subianto agar Me-reshuffle Syaifullah Yusuf dan Nusron Wahid dari Kabinet 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:34 WITA

Hati Adalah Sumber Kebaikan Dan Kebajikan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:04 WITA

TIGA LANGKAH SEMPURNANYA RISWAH

Berita Terbaru

Topik Utama

Try Before Buy Online Pokies for Australian Players

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:56 WITA

Topik Utama

The Ultimate Guide to Casinos with $5 Minimum Deposit

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:54 WITA

Topik Utama

The Ultimate Guide to Casino Platform Secure

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:23 WITA

Nasional

Guru Tidak Ditugaskan untuk Menyeragamkan Murid

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:18 WITA

Topik Utama

Casino Test ohne Verifizierung

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:45 WITA