Wabup Furqanuddin Buka Seminar Kajian Optimalisasi Potensi Lokal Rupa Pakan Ternak di Banggai

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Wabup BanggI Drs H.Furqanuddin.MM dampingi  Kaban BRIDA  Andy Nursamsi saat Buka seminar

foto istimewa : Wabup BanggI Drs H.Furqanuddin.MM dampingi Kaban BRIDA Andy Nursamsi saat Buka seminar

SuaraUtara.com, Banggai – Wakil Bupati Banggai, , secara resmi membuka kegiatan Seminar Awal Kajian Identifikasi dan Optimalisasi Potensi Lokal Pakan Ternak di Kabupaten Banggai Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai bekerja sama dengan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (22/5/2026) di Ruang Rapat Kantor BRIDA Banggai tersebut turut dihadiri Kepala BRIDA Banggai, tenaga ahli dan tim pendukung dari Universitas Brawijaya, pimpinan OPD, akademisi Unismuh Luwuk, Sekretaris KTNA Kabupaten Banggai, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Furqanuddin menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menghadirkan kebijakan pembangunan yang berbasis riset, data, dan inovasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah membutuhkan dukungan akademik agar setiap kebijakan yang dilahirkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penguatan ekonomi pedesaan.

Namun demikian, persoalan utama yang masih dihadapi peternak adalah tingginya biaya pakan ternak.

Pakan ternak merupakan komponen terbesar dalam biaya produksi peternakan.

Ketika peternak masih bergantung pada pakan pabrikan dengan harga tinggi dan pasokan tidak stabil, maka usaha peternakan rakyat akan sulit berkembang secara optimal,” jelasnya.

Karena itu, Furqanuddin memandang kajian identifikasi dan optimalisasi potensi lokal pakan ternak menjadi sangat penting untuk mendukung pembangunan peternakan yang mandiri dan berkelanjutan.

Ia berharap hasil kajian tersebut mampu menghasilkan peta tematik dan basis data pakan ternak lokal yang dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan sektor peternakan secara lebih terukur dan tepat sasaran.

Pembangunan peternakan ke depan harus diarahkan pada konsep kemandirian dan keberlanjutan.

Kita tidak boleh terus bergantung pada sumber daya dari luar daerah apabila sebenarnya kita memiliki potensi lokal yang besar,” tutupnya.(AM’oks69)

Berita Terkait

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Kamis, 10 September 2026 - 05:40 WITA

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 23:32 WITA

Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Berita Terbaru