Touna Suarautara.com – Momen Hari Bhayangkara ke-79 menjadi lebih bermakna bagi institusi Polri, khususnya Polda Sulawesi Tengah, dengan torehan prestasi luar biasa dari Bripda Johansen Vicenzo Angtolis. Anggota Polri asal Sulteng ini sukses mengharumkan nama bangsa dengan meraih dua medali emas dalam ajang World Police & Fire Games (WPFG) 2025 di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.
Prestasi emas ini diraih Johansen pada kategori Poomsae Individual dan Poomsae Berpasangan, cabang olahraga Taekwondo yang digelar di ajang internasional dua tahunan tersebut. WPFG mempertemukan aparat kepolisian, pemadam kebakaran, petugas pemasyarakatan, serta layanan darurat dari lebih 70 negara dalam lebih dari 60 cabang olahraga.
“Ini adalah bentuk persembahan terbaik saya untuk institusi dan Tanah Air, khususnya di Hari Bhayangkara,” ujar Johansen dengan penuh syukur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan Johansen tidak lepas dari peran pelatihnya, yang juga adalah ibunya sendiri, Sanim Indriyani Ombuh, sosok di balik layar yang membimbing sejak awal hingga meraih prestasi internasional.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., dan Wakapolda Sulteng Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, S.I.K., M.H. atas dukungan dan doa selama persiapan dan keikutsertaannya di WPFG 2025.
Sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Sulteng, Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., turut memberikan apresiasi atas pencapaian Johansen. Melalui Binpres TI Sulteng, Moh. Nur Pasau, ia menyampaikan, “Prestasi ini adalah bukti bahwa konsistensi dan semangat juang Johansen telah mengharumkan nama daerah dan institusi Polri. Selamat, dan semoga terus bersinar.”
Johansen sebelumnya telah terpilih masuk Tim Indonesia “Garuda Bhayangkara” pada April 2025, dan menjalani pemusatan latihan intensif selama dua bulan sebagai persiapan WPFG.
Kabar membanggakan ini juga disampaikan oleh pengurus TI Sulteng, Sumarno, yang menyebut bahwa penampilan Johansen di kategori Poomsae Compulsory dan Freestyle sangat apik dan menjadi sorotan dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar Polri, tetapi juga masyarakat Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah. Dua medali emas di kancah internasional menjadi bukti nyata bahwa anak daerah mampu berbicara di level dunia. (Agung)
( TimRedaksi/AmrillahMokoagow )













