BMKG Bersama Dinas TPHP dan Wahana Visi Indonesia Gelar Sekolah Lapang Iklim Guna Perkuat Ketahanan Pangan di Era Perubahan Iklim

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, Banggai – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banggai bersama Dinas Pertanian Kabupaten Banggai dan Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Literasi Iklim Teknologi Pertanian Pesisir.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petani dalam menghadapi perubahan iklim guna mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan yang dibuka oleh sekertaris TPHP Hendra Cakra mewakili Kepala dinas .

Kegiatan berlangsung di Hotel Estrela Bukit Halimun, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, pada Rabu, dan dihadiri perwakilan BMKG pusat melalui Zoom, para penyuluh pertanian, kelompok tani dari berbagai kecamatan, serta pejabat daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Banggai, Hendra Cakra mewakili Kadis Pertanian Subhan Sanusi, Danramil Kota, Kapolsek Kota, serta narasumber dari BMKG dan Wahana Visi Indonesia.

Perwakilan Wahana Visi Indonesia Sulteng, Kristian Edi Suseno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis untuk meningkatkan kemampuan petani dalam memahami iklim dan dampaknya terhadap produksi pertanian.

Ke depan petani akan menghadapi cuaca ekstrem jika tidak dikelola dengan baik, bisa berdampak pada kegagalan panen. Karena itu petani harus cakap iklim,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia menambahkan bahwa sejak 2018 Wahana Visi Indonesia mengembangkan pertanian inklusif dan berkelanjutan, khususnya komoditas jagung.

Salah satu faktor keberlanjutan adalah kemampuan petani mengakses dan memahami informasi iklim dari sumber resmi seperti BMKG.

Karena BMKG memiliki informasi kondisi cuaca satu bulan ke depan. Ini sangat penting bagi petani, misalnya menentukan pilihan benih sesuai musim,” tambahnya.

Kristian menjelaskan bahwa WVI mengundang perwakilan kelompok tani dari beberapa desa seperti Lamala, Solopombong, Boalemo, Pagimana,  Simpang Raya, dan Doda ada juga dari para penyuluh pertanian.

Ia juga menyampaikan ke depan, forum komunikasi seperti nya akan berlanjut melalui grup WhatsApp akan digunakan untuk berbagi informasi iklim secara berkala.

Sekretaris Dinas Pertanian, Hendra Cakra, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menjelaskan pentingnya peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan lahan fungsional dan pengembangan lahan potensial.

Dengan luasan panen sekitar 14.360 hektare dan produksi mencapai 44.987 ton, kita perlu strategi meningkatkan produktivitas, baik melalui intensifikasi maupun pembukaan lahan baru,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa perubahan iklim yang terjadi saat ini telah dirasakan langsung oleh petani. Sekolah Lapang Iklim menjadi salah satu langkah untuk membekali petani dalam mengelola anomali cuaca.

Bagian dari syarat tumbuh tanaman adalah faktor iklim seperti curah hujan, suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Itu yang harus dipahami petani,” katanya.

Ia juga mencontohkan pemilihan benih jagung yang harus disesuaikan dengan musim, seperti varietas hibrida tahan panas atau varietas komposit untuk pakan ternak.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari BMKG, antara lain : Siswanto, M.Sc, Ph.D  Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan (via Zoom), Solih Alfiandy S.Tr, M.P,  Perwakilan BMKG,  Asep Firman Ilahi S.Stat, M.Si, Perwakilan BMKG, Kristian Edi Suseno,  Wahana Visi Indonesia Perwakilan  Sulteng

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi antara peserta dan narasumber, membahas teknik budidaya, mitigasi risiko iklim, hingga strategi penguatan ketahanan pangan.( AM’oks69 )

Berita Terkait

Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​
UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers
Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Touna Salurkan KTP-el Warga Kasiala Lewat Camat Ulubongka
Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 
Gerebek Indekos di Luwuk Utara Anggota Satresnarkoba Polresta Banggai Bekuk Pengedar Sabu RP alias OM 27 Tahun.
Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk
Lahan Satu Hektare di Desa Tombang Ludes Terbakar Anggota Polsek Pagimana Duga Efek Cuaca Kering
62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:25 WITA

Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​

Selasa, 8 September 2026 - 18:49 WITA

UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers

Selasa, 8 September 2026 - 06:20 WITA

Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Touna Salurkan KTP-el Warga Kasiala Lewat Camat Ulubongka

Selasa, 8 September 2026 - 00:08 WITA

Gerebek Indekos di Luwuk Utara Anggota Satresnarkoba Polresta Banggai Bekuk Pengedar Sabu RP alias OM 27 Tahun.

Selasa, 8 September 2026 - 00:00 WITA

Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk

Berita Terbaru

Kab Tojo Una Una

Sepekan, Satresnarkoba Polres Touna Ungkap 2 Kasus Dugaan Sabu

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:05 WITA