AdvertorialDaerahKab.BuolPemerintahanSultengTopik Utama

Bahas Tapal Batas Buol – Gorut, Pemkab Akan Temui Gubernur Sulteng

BUOL, SUARAUTARA.COM – Wakil Bupati Buol, Abdullah Batalipu, S.Sos, M.Si menggelar rapat mendadak menyikapi persoalan tapal batas antara Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah dengan Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo, bertempat di Ruang Kerja Wakil Bupati Buol, kamis (17/6).

Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kepala Inspektorat Daerah, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP dan Bagian Pemerintahan tak lain adalah Tim Tapal Batas Daerah Kabupaten Buol.

Dalam rapat tersebut, membahas persoalan batas daerah antara Propinsi Sulteng dengan Propinsi Gorontalo yang berlangung di Jakarta pada tanggal 16 Juni 2021 yang menghadirkan Pemprov Sulteng dan Gorontalo dengan melahirkan Berita Acara Kesepatan.

Namun, hal ini tidak diketahui dan dihadiri oleh pihak Pemkab Buol sebagai Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Propinsi Gorontalo Utara yang menjadi objek segmen batas masih bermasalah dan belum memiliki keputusan tetap oleh Pemerintah Pusat.

Olehnya, Wabup Buol menyebutkan bahwa sampai saat ini pihaknya tidak menerima keputusan apapun terkait tapal batas Provinsi ini. Kalaupun terjadi pertemuan di Kemendagri dan terjadi kesepakatan maka itu adalah keputusan sepihak karena Kabupaten Buol tidak dilibatkan.

Yang sangat disayangkan kata Wabup, pada pertemuan tersebut, hadir mewakili Pemprov Sulteng bukan Gubernur, namun hanya diwakili oleh Kepala Biro dan Kabag Pemerintahan Propinsi. Sehingga, hal ini tidak dapat dijadikan dasar melahirkan keputusan bersama.

” Kami yang berjuang terkait tapal batas daerah sampai ke tingkat pusat kami hadiri, kami punya bukti – bukti otentik yang jelas dan sudah diserahkan kepada pemerintah pusat untuk dikaji, dan sampai saat ini kami masih menunggu hasilnya “ jelas Haji Boy sapaan akrabnya.

” Pertemuan kemarin di Kemendagri, pihak Pemkab Buol tidak dihadirkan oleh Pemprov Sulteng, jika alasannya yang diundang hanya Pemerintah Propinsi, namun kenyataannya Pemkab Gorut dan jajaranya bisa ikut hadir bersama Gubernur Gorontalo di jakarta dan ikut dalam pertemuan tersebut. Jika terjadi penandatanganan Berita Acara, Pemkab Buol tidak pernah hadir dan tidak pernah ikut bertandatangan. kami menilai keputusan tersebut adalah keputusan sepihak yang tidak dapat diterima “, kata Wabup.

Wabup Abdullah menegaskan, bahwa belum sampai hari ini belum ada keputusan apa-apa terkait perbatasan antara Buol dan Gorut. Saat ini semua masih dalam proses menunggu sampai ada Keputusan dari Menteri Dalam Negeri.

Selanjutnya melalui Bagian Protokol telah diagendakan pimpinan, bahwa Pemda Buol Bupati Buol dan Wakil Bupati Buol pekan depan akan bertemu dengan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, guna untuk membahas sekaligus melaporkan kondisi perbatasan lengkap dengan menyertakan dokumen otentik bukti batas Buol dan diserahkan kepada Gubernur untuk dapat ditindaklajuti bersama di Kementrian Dalam Negeri.

” Pak Bupati sudah menyampaikan pada saya, bahwa dalam waktu dekat ini akan bertemu Gubernur di Palu untuk melaporkan dan membahas terkait penegasan batas daerah kita. Hari ini Dokumen sudah kita siapkan untuk selanjutnya diserahkan pada Gubernur bersama Pak bupati ” Tutupnya.[arp]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button