APH Diminta Tinjau Pekerjaan Jalan Setapak di desa Penyandingan SDL

Selasa, 5 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan Jalan Setapak di desa Penyandingan SDL kab muara Enim yang diduga asal jadi,(Foto ; Zulhadiaripin)

Pekerjaan Jalan Setapak di desa Penyandingan SDL kab muara Enim yang diduga asal jadi,(Foto ; Zulhadiaripin)

MUARA ENIM – Tujuan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran dana desa (DD) yang mencapai Rp1 Milyar setiap desanya adalah untuk pemerataan pembangunan diseluruh desa. Anggaranya pun dikelola langsung oleh pemerintah desa demi meningkatkan kesejatraan masyarakatnya. Namun sering kali pelaksanaan pembangunan tersebut sering tidak amanah dalam melaksanakan amanah pemerintah pusat dan UU desa Nomor 06 tahun 2016 tentang desa.

Hal ini seperti yang terjadi di desa Penyandingan Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL) Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. Dimana, berdasarkan hasil temuan awak media di lapangan pada Jum’at (1/7/2022), ada pekerjan jalan setapak tepatnya menuju objek wisata dusun tiga yang di danai oleh DD pada tahun 2022 dengan volume 549 Meter, dengan lebar 1,2 meter dan ketebalan 0,15 M yang menelan anggara kurang lebih 216.146.250,- diduga dikerjakan asal jadi dan tak sesuai spek yang ada.

Terlihat sangat jelas ketebalan volume pekerjaan jalan itu tidak sesuai dengan papan informasi peroyek yang terpasang dan diduga Ketebalan mencapai volume sesungguhnya hanya bagian kiri dan kanan jalan saja, sedangkan bagian tengahnya hanya beberapa centimeter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, cara pengerjaannya pun pelor bukan cor, ampar batu, lalu timpa dengan adonan pasir dan semen, dimana yang seharusnya di cor batu koral pasir dan semen diaduk serentak kemudian dituang ke mal jalan yang sudah tersedia.

Dengan hasil temuan ini diharapkan kepada aparat penegak hukum (APH) Kabupaten Muara Enim untuk segera menindak lanjuti berdasarkan temuan awak media, karena dinilai sangat merugikan keuangan Negara.

Mhadi Berata selaku Kepala Desa Penyandingan saat ditemui di kediamannya, Jum’at (1/6/2022) sekitar pukul 15.00 WIB kepada media ini mengungkapkan, bahwa dirinya cepat merespon dengan laporan awak media dan langsung menuju ke lokasi pekerjaan jalan setapak tersebut.

Ia menambahkan, bahwa selama ini dirinya tidak pernah memerintahkan para pekerja dan tukang untuk bekerja asal-asalan.

“ jujur, saya tidak perna menyuruh tukang bekerja asal jadi, apalagi mengirit matrial, jadi soal temuan dilapangangan itu bukan atas perintah saya,” ungkap kades Mhadi Berata.

 

 

 

[Zulhadiaripin]

Berita Terkait

Edukasi Pelajar dan Bantu Siswa Yatim, Kasat Binmas Polres Isi MPLS di SD Negeri 2 Semiring
Diduga Tanpa Ijin, Satreskrim Polres OKU Timur Amankan Sembilan Unit Angkutan Batu Bara
Warga Desa Karang Negara Keluhkan Akses Jalan, Berharap Pemerintah Segera Bangun Jembatan
Di Tengah Situasi Krisis, Kafe Manghla Bagikan 40 Paket Sembako
Polsek Madang Suku I Ungkap Kasus Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan
Ungkap 8 Kasus Kriminal Selama Juni 2026, Kapolres Kembalikan Motor Curian ke Pemilik
Polres OKU Timur Salurkan Bantuan Sosial kepada Insan Pers saat Jelang HUT Bhayangkara ke 80
Jelang HUT Bhayangkara ke 80, Kapolres OKU Timur Ziarah ke TMP Jurai Komering Sakti, Kenang Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:11 WITA

Edukasi Pelajar dan Bantu Siswa Yatim, Kasat Binmas Polres Isi MPLS di SD Negeri 2 Semiring

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WITA

Diduga Tanpa Ijin, Satreskrim Polres OKU Timur Amankan Sembilan Unit Angkutan Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:04 WITA

Warga Desa Karang Negara Keluhkan Akses Jalan, Berharap Pemerintah Segera Bangun Jembatan

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:57 WITA

Di Tengah Situasi Krisis, Kafe Manghla Bagikan 40 Paket Sembako

Minggu, 5 Juli 2026 - 05:07 WITA

Polsek Madang Suku I Ungkap Kasus Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan

Berita Terbaru