Anggaran Mami Rp3,4 Miliar DPRD Diduga “Dikendalikan” Isteri Ketua

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo – Terkait adanya isu beredar tentang dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran makan minum di DPRD Provinsi Gorontalo, kini mendapatkan sorotan publik.

Anggaran sebesar Rp3,4 miliar yang diperuntukkan bagi kegiatan lapangan, rapat, dan jamuan tamu diduga dikelola oleh istri Ketua DPRD atau Ketua Pengurus Persatuan Istri Anggota DPRD (PIAD) Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan informasi yang dapatkan dari sumber terpercaya, pemesanan makanan dan minuman disebut-sebut dilakukan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditunjuk langsung oleh Ketua PIAD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme penunjukan dan keterlibatan PIAD dalam pembinaan UMKM di Gorontalo.

“Saat ini PIAD baru saja dilantik. Lalu, kapan mereka melakukan pembinaan UMKM? Jika memang ada UMKM binaan, seharusnya ada transparansi terkait mekanisme pembinaan dan seleksi UMKM yang mendapatkan proyek tersebut,” ungkap salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Lebih lanjut, narasumber tersebut meminta Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan maupun Polda Gorontalo, untuk segera melakukan penelusuran terkait penggunaan anggaran makan minum di DPRD Provinsi Gorontalo.

” Jika benar adanya keterlibatan Ketua PIAD dalam pengelolaan anggaran ini, maka hal tersebut perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan konflik kepentingan yang merugikan keuangan daerah.” Tegasnya

Ditempat terpisah, Kepala Bagian Fasilitasi dan Keuangan Yolanda Rahman mengatakan bahwa untuk kegiatan Makan Minum Rapat Alat Kelengkapan DPRD (AKD) dilaksanakan setiap minggu berjalan.

” Makan minum rapat itu, kegiatan yang setiap hari Senin kami laksanakan. Kalau ada rapat, otomatis dia mendapatkan makan minum. Ada makan minum ringan, konsumsi ringan, atau berat, tergantung jam rapat itu. tergantung tamu undangan.” Jelas Yolanda

Dirinya menyampaikan bahwa tidak semua anggaran makan minum itu dikelola, ada beberapa bagian yang mendapatkan anggaran tersebut.

” Jadi kalau misalnya rapatnya jam 10, berarti ada makan siang itu. Dan itu ada di empat Komisi. Berdasarkan kegiatan. Kan ada AKD. Kalau dibagian saya ini, Rapat fraksi, rapat Banmus, dan rapat Badan Kehormatan. Itu rapat fraksi-fraksi, baru yang komisi-komisi itu di sini.” Ungkap Yolanda

Sama halnya dengan penyampaian, Fungsional Pranata Humas Ahli Muda DPRD Provinsi Gorontalo, Akristianto Ahmad, dirinya mengatakan bahwa dirinya merupakan salah satu PPTK dari beberapa PPTK yang lain, yang ada di Sekretariat Dewan.

” Kami memang dari awal periode 2024-2029 ini, memang dari awal kami sempat ada pertemuan antara pihak dan juga pihak Sekretariat Dewan. Memang ada beberapa usulan yang terkait dengan penyediaan makan minum. Karena memang selama ini, sebenarnya kalau pada prinsipnya tidak ada yang berubah.” Tegasnya

Di mana pengolahan kegiatannya masih tetap melekat di masing-masing kami PPTK dan juga pejabat pengadaan. Jadi, proses usulannya memang e-katalog.

” Namun memang berdasarkan pertemuan kami dengan pihak, memang di awal periode itu, karena memang ada keinginan, ada sistem pemberdayaan melalui binaan UMKM yang di bawah binaan pihak. Sehingga itu yang terjadi saat ini. Yang berubah itu hanya di dalam proses pemesanan yang tadinya UMKM-UMKM yang mungkin secara global, ini memang sudah berada di binaan UMKM di bawah binaan pihak itu.” Jelas Akristianto

Akristianto pun menambahkan bahwa proses semua yang terkait dengan pengolahan SPJ itu masih tetap berada di sekretariat. Jadi sejauh ini prosesnya tetap sama.

” Jadi pemesanan itu melalui pejabat pengadaan. Kemudian kelanjutannya adalah proses administrasi, pertanggungjwaban SPJ-nya tetap lewat pengelolaan kami yang di masing-masing PPTK. Jadi memang kami dari awal sudah membicarakan itu. Ada beberapa binaan-binaannya mereka. Itu sudah kami ketahui. Jadi pada saat pemesanan pejabat pengadaan tinggal memesan berdasarkan kebutuhan.” Tambah Akristianto

Ditanya sejak kapan UMKM ini menjadi binaan dari Pengurus Istri Anggota DPRD (PIAD) Provinsi Gorontalo, Akristianto mengatakan dirinya tidak tahu persis dan hanya mengetahui bahwa 4 UMKM tersebut adalah binaan

” Kalau sampai kesananya kami tidak mengetahui persis. Karena ini pertemuan kemarin waktu di awal itu memang mereka sudah sampaikan ini adalah merupakan mitra atau binaannya mereka (PIAD). Dan semua tergantung pesanan sih. Kalau misalnya rapat kebutuhannya konsumsi ringan, ya ada beberapa penyedia jasa yang UMKM yang kami klik disitu. Tergantung jenis dan model rapat juga.” Jelasnya seperti yang dilansir dari faktanews.com.

Sementara itu, Pihak Media masih mencoba melakukan komunikasi dengan beberapa bagian yang masuk dalam pengelola anggaran makan minum di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo.(FN)

Berita Terkait

Usai PENAS XVII Gorontalo Kadis TPHP Subhan Lanusi Bersama Kabid PSP dan Sekretaris KTNA Kawal Kepulangan Kontingen Banggai Hingga Tuntas
Langkah Sunyi Seorang Perintis Nelson Pomalingo dan Jejak Sejarah PENAS XVII Gorontalo
Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII Wasatpel Deni S.M Abdul Pastikan Keberangkatan 150 Kontingen KTNA Banggai Berjalan Lancar
Wakili Bupati Banggai, Kadis TPHP Subhan Lanusi Hadiri Penutupan PENAS XVII oleh Presiden Prabowo, Dukung Swasembada Pangan
Jadi Narasumber IKAMAJA VII di Gorontalo Irwanto Kulap Ajak Generasi Muda Tingkatkan SDM Pertanian Lewat Program Magang Jepang
Pererat Silaturahmi Warga Sulteng di PENAS XVII Ketua KKBT di Gorontalo Suthan Lagalo Usulkan Ambulans Kemanusiaan
Di Gorontalo Salman dan Michael Wakili Ketua KTNA Banggai Hadiri Silaturahmi Keluarga Besar Tadulako
Salman Sulaiman Wakili Ketua KTNA Banggai Perkuat Jejaring Kemitraan Petani Melalui Temu Usaha Agribisnis PENAS XVII

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:32 WITA

Usai PENAS XVII Gorontalo Kadis TPHP Subhan Lanusi Bersama Kabid PSP dan Sekretaris KTNA Kawal Kepulangan Kontingen Banggai Hingga Tuntas

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:18 WITA

Langkah Sunyi Seorang Perintis Nelson Pomalingo dan Jejak Sejarah PENAS XVII Gorontalo

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:35 WITA

Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII Wasatpel Deni S.M Abdul Pastikan Keberangkatan 150 Kontingen KTNA Banggai Berjalan Lancar

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:35 WITA

Wakili Bupati Banggai, Kadis TPHP Subhan Lanusi Hadiri Penutupan PENAS XVII oleh Presiden Prabowo, Dukung Swasembada Pangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:42 WITA

Jadi Narasumber IKAMAJA VII di Gorontalo Irwanto Kulap Ajak Generasi Muda Tingkatkan SDM Pertanian Lewat Program Magang Jepang

Berita Terbaru

Sastra Seni Budaya

Cerpen: “Penulis di Kota Tak Bernama”

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:34 WITA