Suarautara.com, Gorontalo – Berakhirnya rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) XVII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2026 di Gorontalo turut diiringi dengan pelayanan maksimal bagi para peserta yang kembali ke daerah asal masing-masing.
Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, Deni S.M Abdul, S.H., mengawal langsung proses keberangkatan sekitar 150 peserta Kontingen KTNA Kabupaten Banggai yang bertolak menuju Pelabuhan Pagimana menggunakan KM Mointi, Jumat (26/6/2026).
Sejak tiba di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, seluruh rombongan mendapatkan pendampingan mulai dari proses pengurusan tiket, pemeriksaan administrasi hingga naik ke atas kapal secara tertib, aman, dan nyaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaan pelayanan tersebut, Deni didampingi jajaran staf Syahbandar, personel Polsek setempat, serta instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar sesuai prosedur keselamatan pelayaran.
Deni S.M Abdul mengatakan pelayanan yang diberikan merupakan bentuk komitmen Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar seluruh calon penumpang merasa nyaman sejak berada di pelabuhan hingga naik ke atas kapal. Keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan menjadi prioritas utama kami,” ujarnya kepada awak media.
Pada kesempatan itu, Deni juga menanggapi adanya pemberitaan yang mengatasnamakan dirinya tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak pelabuhan. Menurutnya, pihak pelabuhan selalu terbuka terhadap insan pers, namun berharap setiap informasi yang dipublikasikan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan.
Kami tidak alergi terhadap teman-teman wartawan. Kami sangat terbuka untuk memberikan informasi, namun alangkah baiknya dilakukan konfirmasi terlebih dahulu agar pemberitaan yang disampaikan akurat, berimbang, dan sesuai fakta di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang peserta Kontingen KTNA Banggai yang enggan disebutkan namanya mengapresiasi pelayanan yang diberikan petugas pelabuhan. Meski harus menunggu jadwal keberangkatan KM Mointi hingga pukul 20.00 WITA, seluruh proses pelayanan dinilai berlangsung tertib dan memberikan rasa nyaman bagi para penumpang.
Diketahui, Deni S.M Abdul, S.H. selaku Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo memiliki tanggung jawab dalam mengawasi operasional pelabuhan, mengoordinasikan pelayanan penumpang, memastikan kelancaran pelayaran, menjaga aspek keselamatan, serta menyiapkan berbagai fasilitas dan posko pelayanan guna mendukung aktivitas penyeberangan yang aman, tertib, dan berkualitas.(AM’oks69)

























