SUARAUTARA.COM, (BeritaDesa) BUOL – Dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi desa, Pemerinta Desa Hulubalang, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tamian agar menjadi badan usaha yang dapat meningkatkan perekonomian desa dan meningkatkan usaha masyarakat serta mampu mengelola potensi desa yang ada.

Kepala Desa Hulubalang Arlan L Amalu yang ditemui di kantor desa setempat saat melaksanakan rapat koordinasi bersama Ketua Bumdes Tamian Marthen Madi, ketua BPD Andisila Sadapu dan LPM, Sekdes serta aparat desa laimnya, Kamis (24/3/2022) mengatakan, desa adalah ujung tombak pembangunan, oleh karena itu kami terus mendorong peran BUMDes untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga masyarakat desa bisa sejahtera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kades membeberkan, untuk mewujudkan tujuan bersama itu, Pemerintah Desa Hulubalang pada tahun ini akan menggelontorkan anggaran subsidi sebesar 30an juta sebagai modal usaha dan kelengkapan sarana BUMDes.
Rincian anggaran tersebut digunakan untuk penambahan pergerakan modal, pengupayaan fasilitas Kantor Bumdes sebagai wadah usaha BUMDes Tamian.
“Diharapkan usaha BUMDes bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan, sehingga secara otomatis akan meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ujar Arlan Amalu yang diamini Sekdes Haslan Abd Ali dan ketua BPD Andisila Sadapu.
Selain itu, kata Kades Arlan, rencana kedepan pemerintah desa akan menggandeng pihak ketiga untuk diajak kersama dalam menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.
“Selain potensi alam berupa pertambangan emas, Desa Hulubalang juga memiliki potensi pariwisata yakni ada beberapa titik Pantai Tanjung Keramat dan Tamian yang perlu dikembangkan. Kalau potensi pariwisata sudah dikembangkan secara otomatis akan meningkat ekonomi masyarakat desa demikian juga dengan usaha yang dilakukan oleh BUMDes,” katanya.
Oleh karena itu, tambah Arlan, pendirian BUMDes harus berorientasi pada kepemilikan bersama, yakni pemerintah dan masyarakat desa.
Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat secara finansial bagi pendapatan asli desa, tetapi juga harus berdampak luas yakni meningkatkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan.
“Kami berharap kehadiran BUMDes dapat menjadi mitra usaha yang mendukung keberadaan usaha masa masyarakat contohnya menjadi distributor atau agen sembako dan lainnya yang akan mendukung usaha masyarakat yang telah ada,” harapnya.
Di tempat yang sama Sekretaris Desa Haslan Abd.Ali mengatakan, untuk mewujudkan keberhasilan usaha BUMDes dibutuhkan komitmen dan kerjasama seluruh komponen yang ada di desa.
“Dengan ketersediaan potensi dan sumber daya yang ada di desa, maka jika dikelola dengan baik BUMDes Desa Tangga Baru akan menjadi BUMDes yang maju dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” katanya. (ADVE_CN)






















