SUARAUTARA.COM, MANADO – Diduga motif balas dendam Iyank Mateos menjadi korban penganiayaan yang menyebaakan dirinya jatuh terbujur kaku di Simpang Lima Kompleks Calaca Shoping Center Manado dalam kondisi Mengenaskan nyaris anggota tubuhnya terpenggal-penggal.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu Pukul O3:00 Wita, Jelang waktu sholat Subuh. Dimana warga kota Manado dihebokan dengan Kejadian nahas yang menimpah korban tersebut.
Dari penuturan sumber resmi mengungkapkan kejadian itu diduga motif dendam antar warga kampung Ketang Ternate Baru Kelurahan Singkil Kecamatan Singkil, sehingga korban yang akrab disapa Iyank Mateos itu dianiyaya kisaran 20 orang dengan membawa senjata tajam berupa Parang dan langsung menyerang korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil konfirmasi awak media kepada salah satu warga yang ada tempat kejadian padi tadi dalam keterangannya menyebutkan, bahwa korban Iyank Mateos awalnya dianiayaya tepatnya di belakang Shoping tempat penjualan pakaian bekas (CABO), dan diperkirakan Korban melarikan diri untuk menghindar ke arah Simpang Lima Calaca, yang pada akhirnya Korban jatuh terbujur kaku tak berdaya lagi akibat luka sabetan parang di sekujur tubuhnya nyaris terpenggal-pengal.
Namun, sampai Informasi kejadian ini diberitakan, sudah ada beberapa terduga pelaku penganiayayaan yang langsung menyerahkan diri ke pihak Polsek Wenang.
Sedangkan terduga pelaku penganiayaya kakak beradik Jadi aktor utamanya berinisial OP dan FO masih dalam pengejaran pihak Polres Wenang.
Kapolsek Wenang, AKP Emilda Sonu ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut.
“ Benar, kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 wita,” singkat Emilda.[ancupassi]
























