Situbondo – Ancaman kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian bersama di wilayah Kecamatan Banyuglugur. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Ws. Danramil 0823/17 Banyuglugur Peltu M. Wahid bersama Forkopimca, petugas BKPH Taman dan BKPH Kabuaran, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di KRPH Taman Timur, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan dimulai dengan koordinasi dan sosialisasi bersama masyarakat. Petugas memberikan pemahaman tentang bahaya pembakaran lahan, terutama ketika warga membersihkan semak dan daun kering sebelum memasuki masa tanam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peltu M. Wahid mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting daripada harus menghadapi kebakaran yang dapat merusak hutan dan mengganggu kehidupan masyarakat.
Selain memberikan himbauan, tim juga turun langsung menuju petak 56 BKPH Taman Timur untuk memasang banner peringatan Karhutla sebagai pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.
Masyarakat juga diingatkan bahwa tindakan pembakaran hutan dan lahan, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun karena kelalaian, dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
Dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, petugas kehutanan dan masyarakat, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Banyuglugur dapat ditekan sedini mungkin.

























