Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Semua peserta laksanakan dokumentasi

foto istimewa : Semua peserta laksanakan dokumentasi

Suarautara.com, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi kesehatan masyarakat melalui penguatan keamanan pangan.

Hal ini diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA).

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Advokasi Komitmen Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor yang digelar pada Rabu (22/4/2026) di Ruang Rapat Pahangkabotan, Kantor Bappeda Kabupaten Banggai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, serta memiliki kesadaran terhadap pentingnya konsumsi pangan aman.

Mewakili Bupati Banggai, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, Yulfia Mangendre, menyampaikan apresiasi kepada Loka POM Kabupaten Banggai dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui program Germas SAPA, kita diingatkan bahwa mewujudkan masyarakat sehat bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek ketahanan pangan.

Sementara itu, Kepala Loka POM Kabupaten Banggai, Emil Syachrul, mengungkapkan bahwa terdapat tiga program utama yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.

Program tersebut meliputi Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), pembudayaan keamanan pangan di sekolah, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK).

Ia menjelaskan bahwa keamanan pangan memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat, mencegah penyakit, serta mendukung stabilitas ekonomi.

Jika keamanan pangan tidak terpenuhi, dapat menimbulkan risiko kesehatan hingga berdampak pada produktivitas dan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Adapun lokasi pelaksanaan program telah ditetapkan, yakni Desa Awu untuk program Desa Pangan Aman, Pasar Toili untuk Pasar Pangan Aman, serta SD Inpres Boyou dan SMP Negeri 6 Luwuk untuk program sekolah.

Melalui forum ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah dan komitmen dalam mewujudkan masyarakat Banggai yang sehat, sadar pangan aman, dan sejahtera.(AM’oks69)

Berita Terkait

Pria Asal Luwuk Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Banyuputih
Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna
Nelayan Situbondo yang Hilang Ditemukan Selamat di Pulau Giliyang, 2 Hari Bertahan di Tengah Laut
Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso
Tingkatkan Kualitas SDM, BLK Buol Hebat Raih 5 Paket Pelatihan Vokasi dari BBPVP Makassar
Kapolsek Luwuk Sita 173 Botol Miras Berbagai Merek Dari MA Diamankan Kos kosan nya
Kadis DPMD Banggai Hasan Baswan Sosialisasikan SayaPeDesa Hadirkan Narasumber Rastono Sumardi Digitalisasi Kunci Pelayanan Desa Cepat dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:51 WITA

Pria Asal Luwuk Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:39 WITA

Polres Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Banyuputih

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:44 WITA

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:32 WITA

Nelayan Situbondo yang Hilang Ditemukan Selamat di Pulau Giliyang, 2 Hari Bertahan di Tengah Laut

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:20 WITA