Kepala BPKAD Kasim Ali: Belanja Pegawai Diproyeksikan Tembus Rp485,1 Miliar atau 51,5 Persen

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbang Kecamatan Biau 2026: BPKAD Ungkap Tantangan Fiskal, Belanja Pegawai Buol Masih 51,5 Persen (Foto :Isy)

Musrenbang Kecamatan Biau 2026: BPKAD Ungkap Tantangan Fiskal, Belanja Pegawai Buol Masih 51,5 Persen (Foto :Isy)

SUARAUTARA.COM, BUOL – Kepala BPKAD Kabupaten Buol, Moh. Kasim Ali, mengungkapkan bahwa proyeksi belanja pegawai dalam APBD Tahun Anggaran 2026 diperkirakan mencapai Rp485,1 miliar atau sekitar 51,5 persen dari total belanja daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Musrenbang Tingkat Kecamatan Biau yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol, sebagai bagian dari pembahasan transisi APBD 2025 menuju 2026.

Menurutnya, komposisi belanja pegawai tersebut masih menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kabupaten Buol karena berada di atas batas maksimal nasional yang ditargetkan sebesar 30 persen pada tahun 2027.

“Jika dikurangi komponen Tunjangan Profesi Guru (TPG), maka proporsinya menjadi sekitar 47 persen. Namun angka ini tetap memerlukan langkah penyesuaian agar struktur belanja lebih sehat dan produktif,” jelas Kasim Ali.

Ia juga memaparkan bahwa kondisi fiskal daerah turut terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025.

Akibat kebijakan tersebut, Kabupaten Buol mengalami penyesuaian anggaran sekitar Rp86,2 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Meski demikian, realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 tercatat mencapai 97,19 persen atau sekitar Rp942,6 miliar, menunjukkan kinerja pendapatan yang cukup optimal.

Melalui forum Musrenbang, Pemkab Buol mengajak seluruh OPD, kecamatan, dan desa untuk menyusun program pembangunan yang realistis, terukur, dan berbasis prioritas, sesuai dengan kapasitas fiskal daerah demi menjaga keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.[red]

Berita Terkait

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
dr. Budi Nahkodai RSUD Mokoyurli, Bupati Buol Dorong Pembenahan
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Buol Dorong Perubahan Birokrasi
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Selasa, 3 November 2026 - 18:08 WITA

dr. Budi Nahkodai RSUD Mokoyurli, Bupati Buol Dorong Pembenahan

Senin, 2 November 2026 - 18:24 WITA

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Buol Dorong Perubahan Birokrasi

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terbaru