PALU, SUARAUTARA.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Periode 2026–2031. Terpilihnya Anwar Hafid menandai kepercayaan besar komunitas akademisi dan praktisi pemerintahan nasional terhadap kapasitas kepemimpinan serta integritasnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di Indonesia.
Amanah tersebut dinilai sebagai pengakuan atas rekam jejak Anwar Hafid yang konsisten mendorong pemerintahan yang berorientasi pada ilmu pengetahuan, tata kelola yang baik, serta keberpihakan pada kepentingan rakyat. Di bawah kepemimpinannya, MIPI diharapkan semakin berperan strategis sebagai wadah pengembangan gagasan, riset, dan inovasi kebijakan publik.
Sejumlah kalangan menyambut positif terpilihnya Anwar Hafid. Mereka menilai, posisi Ketua Umum MIPI menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik pemerintahan, khususnya dalam merespons tantangan pembangunan nasional dan daerah yang semakin kompleks.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepemimpinan Anwar Hafid di MIPI juga diharapkan mampu melahirkan pemikiran-pemikiran strategis serta rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Sulawesi Tengah, terpilihnya Anwar Hafid sebagai Ketua Umum MIPI dinilai menjadi energi baru dalam mendukung arah pembangunan daerah. Nilai-nilai pemerintahan berbasis ilmu dan kebijakan yang inklusif diharapkan sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Tengah Nambaso yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dengan amanah nasional yang diemban, Anwar Hafid diharapkan mampu membawa MIPI menjadi garda terdepan dalam memperkuat kualitas pemerintahan Indonesia yang profesional, transparan, dan berpihak pada rakyat.[red]






















