15 WN Filipina Terdampar di Buol Dipindahkan ke Rudenim Manado untuk Verifikasi Identitas

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Imigrasi TPI Kelas I Palu, Muhammad Akmal

Kepala Kantor Imigrasi TPI Kelas I Palu, Muhammad Akmal

 

SUARAUTARA.COM, PALU – Sebanyak 15 warga negara (WN) Filipina yang sebelumnya terdampar di perairan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado untuk menjalani proses verifikasi kewarganegaraan sebelum dipulangkan ke negara asal.

Kepala Kantor Imigrasi TPI Kelas I Palu, Muhammad Akmal, mengatakan pemindahan dilakukan melalui jalur darat dengan pengawalan ketat dari 16 petugas imigrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka merupakan warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol. Hari ini kami kawal ke Manado untuk proses serah terima dengan Rudenim,” kata Akmal.

Pemindahan tersebut dilakukan setelah pihak Kantor Imigrasi Palu menerima persetujuan resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi tertanggal 10 Februari 2026.

Akmal menjelaskan, ke-15 WN Filipina tersebut ditemukan memasuki wilayah perairan Buol pada 26 Januari 2026 tanpa dilengkapi dokumen perjalanan maupun identitas resmi.

Ketiadaan dokumen tersebut menjadi kendala dalam proses administrasi keimigrasian, sehingga diperlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan identitas dan status kewarganegaraan mereka.

Saat ini, petugas imigrasi tengah melakukan proses pendataan serta koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan keabsahan data para WN Filipina tersebut.

Akmal menegaskan, ke-15 WN Filipina itu tidak berstatus sebagai tahanan pidana. Mereka menjalani pendetensian administratif keimigrasian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan verifikasi sebelum dilakukan pemulangan (deportasi) ke negara asalnya.

Pihak imigrasi memastikan seluruh proses dilakukan secara humanis serta sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.[red]

Berita Terkait

62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan
Bawaslu Menyapa SMKN 2 Luwuk Siapkan Pemilih Pemula yang Cerdas Kritis dan Berintegritas
Dandim 1308/LB Letkol Inf Cep Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Tombang Warga Diminta Waspada
Buka Kuliah Umum Untika Bupati Amirudin Ingatkan Mahasiswa Waspada Risiko Gempa
Doa di Tengah Kemarau, Warga Kwalabesar Gelar Salat Istisqa di Halaman Masjid Al-Hasanah
Gugus Belajar Banggai Diperkuat Irma Labuan Buka Bimtek bagi Empat Sekolah Penerima BOSP Kinerja 2026
Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Hadiri Pelantikan IDI Cabang Banggai Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pelayanan Kesehatan
Mencari Jarum di Padang Pasir Beratnya Hakim PN Luwuk Mengeksekusi Lahan Sengketa di Tengah Protes Kepentingan politik

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:33 WITA

62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Senin, 7 September 2026 - 20:07 WITA

Bawaslu Menyapa SMKN 2 Luwuk Siapkan Pemilih Pemula yang Cerdas Kritis dan Berintegritas

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WITA

Dandim 1308/LB Letkol Inf Cep Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Tombang Warga Diminta Waspada

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WITA

Buka Kuliah Umum Untika Bupati Amirudin Ingatkan Mahasiswa Waspada Risiko Gempa

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WITA

Doa di Tengah Kemarau, Warga Kwalabesar Gelar Salat Istisqa di Halaman Masjid Al-Hasanah

Berita Terbaru

Sastra Seni Budaya

Ketoprak Madura di Tengah Badai Globalisasi

Senin, 7 Sep 2026 - 20:41 WITA